Starbucks Gelar Peringatan 'Global Month of Service' Kelima di Indonesia

Starbucks Gelar Peringatan 'Global Month of Service' Kelima di Indonesia

- detikFood
Minggu, 26 Apr 2015 11:49 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta -

​P​ada peringatan Global Month of Service (GMOS) yang kelima di Indonesia, S​tarbucks kembali mengagas kegiatan positif untuk para remaja. Starbucks Global Month of Servis merupakan inisiatif ​S​tarbucks dalam​ memberi manfaat terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya.

​Tahun lalu Starbucks Global Month of Service (GMOS) dilaksanakan di Deli Serdang. Para peserta ​yang terdiri dari pelajar dan remaja berkerja sama membuat tangki air.

Global month of servis tahun ini serentak dilaksanakan di seluruh dunia. ​K​ali ini starbucks Indonesia bekerjasama dengan Prestasi Junior Indonesia (Junior Achievment Worldwide). Program yang diluncurkan GMOS berupa “Youth Empowerment Towards Work Excellence”.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Program ini merupakan inisiatif untuk membekali siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN). Para siswa dibekali keahlian untuk memperoleh pekerjaan dan mempertahankan karirnya. Mereka akan diajarkan manfaat​ kerja sama tim.

Program ini melibatkan siswa kelas XII dari lima SMKN di Jakarta. SMKN 30, SMKN 57, SMKN 33, SMKN 60, dan SMKN 38. Peserta akan melakukan simulasi menggunakan alat peraga berupa poster, kartu index, dan paper clip. Semua bahan akan digunakan untuk membangun sebuah gedung. Simulasi ini dimaksudkan untuk mengenalkan konsep pentingnya kerja sama dalam sebuah tim.

Bertempat di SMKN 30 Jakarta Selatan, Anthony Cottan (23/04) ​menyerahkan sertifikat kepada wakil kepala sekolah SMKN 30 sebagai tanda peresmian​ program GMOS.

“Hari ini 100 karyawan dan pelanggan Starbucks membekali generasi muda tentang pentingnya kerja sama tim dengan model GRPI. GRPI merupakan Goals, Roles and Responsibility, Proscess, and Interpersonal Relationship,” jelas Anthony Cottan selaku chief operating officer, Starbucks Indonesia.

Acara peresmian diawali dengan coffee tasting yang diikuti oleh perwakilan guru dan OSIS SMKN 30 Jakarta Selatan. Media, perwakilan guru, dan OSIS SMKN 30 diajak untuk mencicipi Via “ready brew”. Kopi ini cocok dinikmati saat musim semi.

Via “ready brew” yang dicicipi merupakan three region blend. Karenanya dibuat dari perpaduan biji kopi tiga negara di dunia. Coffe tasting juga dikombinasikan dengan lezatnya mandarin cranberry cake.

“Membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan amatlah penting, terutama saat memulai dunia kerja,” papar Robert Gardiner selaku direktur Prestasi Junior Indonesia (PJ. Program ini diselenggarakan dengan alasan, 30% pemuda berusia 15-25 tahun banyak yang tidak bekerja, tidak kuliah, dan tidak punya keterampilan.

Sebelumnya 100 karyawan dan sukarelawan​ Starbucks dalam program GMOS ini sudah diberi pelatihan selama satu hari. Tidak menutup kemungkinan pada tahun berikutnya program GMOS akan diadakan di luar kota. Starbucks telah membuktikan komitmennya untuk peduli terhadap lingkungan sekitar.

(tan/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads