Laporan dari Singapura

Truffle Lechon dari Pepita's Kitchen Tak Pernah Putus Diantri Pengunjung

- detikFood Minggu, 12 Apr 2015 09:01 WIB
Foto: Makansutra, Singapore
Singapura - Anrtrian terpanjang pengunjung WSF Jamboree selalu tampak di stand Pepita ’s Kitchen. Bahkan kemarin (11/04) sejam sebelum stand dibuka antrean sudah memanjang. Rupanya sajian truffle lechon memikat banyak orang.

Truffle Lechon kreasi Dedet de la Fuente, pemilik Pepita Kitchen’s dari Makati, Filipina ini memang berbeda dengan bbai panggang umumnya. Chef Dede yang dikenal dengan sajian kaki lima khas Cebu, lechon atau babi panggang ini memukau banyak orang.

Sajian lechonnya dinobatkan sebagai sajian Asia terbaik oleh Chowtzer Fast Feasts Awards di London tahun lalu. Anthony Bourdain yang pernah mencicipinya pun menyebut babi panggangnya sebagai ‘the best pig ever’.

Sajian lechon dibuatnya dari babi utuh yang diisi dengan paella yang diberi minyak jamur truflle. Babi dipanggang di atas oven kayu hingga matang perlahan selama 2-4 jam, hingga dagingnya empuk dengan kulit mengeras renyah.

Chef Dede membuat kreasi isian nasi dengan minyak jamur truffle sehingga tampilan dan rasanya makin menggoda. Nasi diberi topping irisan daging babi yang empuk dan kulit yang garing renyah.

Empuk lembut nasi berbumbu dengan aroma jamur truffle dan daging babi yang empuk juicy serta kulit renyah menjadikan sensai dahsyat di mulut. Tak heran jika pengunjung WSF Jamboree ketagihan dengan kelezatannya.

Pantauan detikfood, di hari pertam jamboree hanya dipanggang 2 ekor babi dan ludes dalam waktu 3 jam. Di hari berikutnya jumlah ditambah hingga 6 ekor babi dan masih saja mengundang antrian mengular. Karena porsinya yang mungil banyak pengunjung membeli lebih dari satu porsi atau kembali lagi membeli. Meskipun harus terjebak dalam antrian lebih dari 30 menit.




(odi/odi)