Ternyata, ketidakcocokkan ini memang sudah berlangsung lama. Di tahun 2009, Jamie Oliver mengkritik Gordon Ramsay yang mengkritik seorang presenter berkebangsaan Australia. “Tidak baik mengkritik seorang wanita yang menunjukkan rasa cinta pada negaranya sendiri, apalagi dia melakukan hal itu didengar oleh banyak orang,” kritik Jamie Oliver.
“Kita selalu melihatnya berteriak dan membuat seakan dunia chef terdiri dari sekumpulan orang-orang yang gemar berteriak. Ini hanya menyebarkan aura negatif ke segala pihak dan membuat malu.” kata Jamie Oliver.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
mengeluh soal hidangan di restoran milik Jamie Oliver. 'The Naked Chef'. Ia juga membalas lagi pernyataan Gordon Ramsay bahwa ia lebih memilih buku masak buatan Tana Ramsay, istri Gordon daripada buku masak Gordon sendiri.
Kemudian ketegangan antara keduanya bertambah ketika Gordon Ramsay baru saja membuka restorannya yang bernama 'Bread Street Kitchen' di Hong Kong. Gordon Ramsay menanyakan kehadiran Jamie Oliver yang absen pada saat itu.
Pada puncaknya, Minggu kemarin Jamie Oliver membuat pernyataan yang semakin memanaskan hubungan mereka. “Gordon hanya iri pada saya dan pada karya saya. Ia tidak dapat berbuat seperti yang saya buat,” katanya.
Namun, seakan tak mau pertikaian ini berlanjut, Jamie Oliver pun akhirnya membuat permintaan minta maaf. “Saya menyesal telah berkata hal-hal jelek seperti itu. Saya tidak mau anak-anak Gordon marah melihat ada seseorang yang menyerang ayahnya dengan kata-kata yang tidak enak didengar.” jelas chef yang telah menerbitkan 15 buku masak ini.
Nah, bagaimana menurut Anda? Apakah Anda termasuk 'Team Oliver' atau 'Team Ramsay”?
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN