Dalam Newly Wed Cooking Class dengan Managing Editor DetikFood Odillia Winneke dan Chef Stefu Santoso Jumat dan Sabtu (27, 28/3) lalu, dibahas penggunaan kulkas yang sering salah kaprah. Orang Indonesia menggunakan lemari es hanya sebagai tempat menimbun makanan yang tak habis dimakan. Beberapa hal ini perlu dicermati saat menggunakan kulkas agar kulkas tak jadi sarang kuman.
1. Asal simpan
|
Foto: Thinkstock
|
Coba buka lemari es Anda di rumah. Adakah sisa makanan yang Anda taruh begitu saja? Lemari es sering jadi tempat penampungan makanan yang tak habis dimakan. Ujung-ujungnya, makanan ini akhirnya dibuang juga karena sudah bau atau basi. Padahal makanan basi justru memicu kontaminasi bahan segar yang disimpan bersama dalam kulkas.
2. Kulkas yang terlalu penuh
|
Foto: Thinkstock
|
Freezer yang penuh suhunya akan menurun, karena setiap makanan akan 'berlomba' mendapatkan dingin. Hasilnya, kaldu dan makanan lain yang disimpan bisa tidak beku sempurna.
3. Wadah
|
Foto: Thinkstock
|
Penggunaan wadah yang bagus tak hanya menjaga kualitas makanan, tapi juga bisa untuk investasi ke depannya. Wadah ini akan tahan dipakai 3 sampai 5 tahun ke depan. Jadi, kita tak usah membeli wadah beberapa kali. Kini di pasaran juga ada wadah kedap udara khusus untuk makanan beku yang dilengkapi dengan jarum tanggal sehingga memudahkan penyimpanan makanan dalam freezer.
4. Membungkus​
|
Foto: Thinkstock
|
Pengaturan makanan dalam kulkas juga mengenal ungkapan 'first in, first out'. Ini berarti makanan yang pertama masuk adalah makanan yang pertama kali digunakan. Hal ini bertujuan untuk memperkecil kemungkinan makanan tidak segar. Jadi, makanan yang diolah dan dikonsumsi selalu segar.
5. Jangan berlebihan
|
Foto: Thinkstock
|
Halaman 2 dari 6

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN