Tomat Matang Sempurna dengan Kualitas Prima Jadi Jaminan Tomat Premium King Tomato

Tomat Matang Sempurna dengan Kualitas Prima Jadi Jaminan Tomat Premium King Tomato

- detikFood
Kamis, 26 Mar 2015 16:17 WIB
Foto: King Tomato // DetikFood
Jakarta - Rona merah cerah adalah pertanda bahwa tomat ini sudah matang dan tepat​ waktu untuk dipetik. Rasa ​renyah​ dan asam yang ​segar​ khas tomat sangat memikat. Terutama buat mereka yang suka memasak. Tomat berkualitas ini akan membuat hidangan makin lezat.

​Karenanya ​King Tomato, sebagai produsen tomat ​sangat serius dalam menghasilkan​ tomat yang sempurna. “Kami tidak memakai bibit bekas untuk ditanam kembali pada produk King Tomato,” cerita Adi Wahyudi Putra, selaku Sales Manager dari Fresh Grow International. Perusahaan ini sudah ​mulai pembudidayaan tomat sejak tahun 2013 yang lalu.

Awalnya, mereka membuka perusahaan holtikultura ini di Bali. Mulai dari menyuplai tomat ke beberapa hotel internasional seperti Four Seasons dan Ritz Carlton, hingga restoran ternama di Bali dan supermarket. “Setiap minggunya mereka ​mempunyai target 4 ton per minggu setelah melebarkan usaha ke Jakarta. Sebelumnya, di Bali setiap minggunya bisa dihasilkan​ 2 – 2,5 ton tomat. ​

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adi dan para tim Fresh Grow juga berusaha melebarkan ​usaha ​perusahaan ini ke banyak daerah. Mereka optimis akan pasar tomat di Indonesia mengingat tomat adalah salah satu sayuran yang paling banyak digunakan dalam hidangan di Indonesia. Baik hidangan tradisional maupun mancanegara.​

“Setelah Jakarta, kami juga sudah mempunyai permintaan ekspor ke Macau dan Singapura. Ada juga beberapa negara lain yang sedang dalam proses negoisasi. Negara-negara ini mempercayai​ kami sebagai penyuplai tomat karena kualitasnya yang premium. Apalagi, mereka tahu Indonesia adalah negara dengan tanah yang subur,​” demikian tutur Adi.​

King Tomato juga mengaku tidak memakai bahan karbit dengan tujuan untuk mempercepat keranuman dan kematangan tomat. “Tetapi, produk kami memang bukan produk organik, kami masih menggunakan bahan pestisida untuk menjaga kestabilan produksi agar tetap maksimal. ​Dari mulai proses pembibitan, kami memakai symbio-inculcation process dan hybrid seedling yang memakan waktu 2 minggu, kemudian 2 minggu lagi untuk pembibitan, hingga 3 bulan sampai tomat siap dipanen. Tanaman yang sudah dipanen ini pun umurnya akan berakhir pada tahap ini,' jelas Adi tentang proses produksi King Tomato.​

Fresh Grow juga hanya menyeleksi tomat berkualitas A untuk dipasarkan. Selain itu, peraturan King Tomato tidak menanam kembali tanaman yang lama. King Tomato akan mengulang penanaman kembali dari awal hingga siap untuk dipanen.

Tingkat kematangan King Tomato juga diperhatikan. Lahan kebun yang berada di Bali dan Cianjur menyebarkan tomat ke daerah sekitarnya. Sehingga, tingkat kematangan bisa dibuat dari 90% hingga 100%. Jika dikirim ke luar negeri, mereka telah memperhitungkan tingkat kematangan tertentu hingga tomat King Tomato dapat sampai di tempat tujuan dengan matang sempurna.

Setiap varian King Tomato juga dikemas dalam kemasan ukuran 250 gram. Selain praktis, tomat dengan kemasan ini memperkecil kemungkinan untuk tomat kurang mendapat cahaya dan bergesekan dengan tomat lain.

Untuk lebih dekat dengan konsumen, King Tomato juga hadir dalam sosial media dan aplikasi mobile. Anda bisa mengunduh aplikasinya di Play Store bernama The King Tomato, King Tomato dalam akun Facebook dan Instagram dengan akun @kingtomato.

(tan/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads