Benarkah Permen Karet Bisa Bertahan di Perut 7 Tahun dan Gula Buat Anak Jadi Hiperaktif? (1)

Benarkah Permen Karet Bisa Bertahan di Perut 7 Tahun dan Gula Buat Anak Jadi Hiperaktif? (1)

- detikFood
Senin, 16 Mar 2015 17:25 WIB
Benarkah Permen Karet Bisa Bertahan di Perut 7 Tahun dan Gula Buat Anak Jadi Hiperaktif? (1)
Foto: Getty Images
Jakarta - Ada banyak mitos tentang makanan yang kerap kali didengar. Namun tidak semuanya benar. Seperti konsumsi wortel bisa meningkatkan kemampuan mata di malam hari atau permen karet yang tertelan ​bisa bertahan ​ dalam perut selama tujuh tahun.

​Meskipun tidak benar secara ilmiah, namun mitos soal makanan yang terdengar aneh ini masih banyak dipercaya orang hingga kini. Penjelasan ilmiahnya mungkin bisa membuat Anda lebih memahaminya.​

1. Wortel meningkatkan penglihatan di malam hari

Foto: Getty Images
Mitos berawal saat Perang Dunia Kedua dimana beredar rumor pilot Inggis punya penglihatan yang baik di malam hari karena konsumsi wortel. Luasnya rumor beredar, dijadikan bentuk propaganda.

Padahal konsumsi wortel tidak berpengaruh pada penglihatan di malam hari. Akan tetapi wortel mempunyai kandungan vitamin A yang digunakan untuk mensintesis pigmen mata saat kondisi cahaya rendah. Bila seseorang mengalami kekurangan vitamin A, maka melihat dalam kondisi gelap akan lebih sulit.

2. Permen karet bertahan dalam perut selama tujuh tahun

Foto: Getty Images
Ada yang menyebut permen karet bertahan dalam perut selama bertahun-tahun bila tertelan. Namun hal tersebut hanyalah mitos. Sebab zat makanan yang tertelan akan larut dan dikeluarkan tubuh dalam hitungan hari atau jam.

Menurut David Milov, pediatric gastroenterologist, permen karet tidak tertinggal dalam perut selama 7 tahun. Sebab seharusnya orang yang menelan permen karet mengalami masalah pencernaan.

3. Pinggiran roti tawar akan membuat rambut jadi keriting

Foto: Getty Images
Salah satu mitos aneh adalah makan pinggiran roti tawar membuat rambut jadi keriting. Tentu saja bentuk rambut tergantung sepnuhnya oleh gen. Konsumsi banyak pinggiran roti tidak akan mengubah jenis rambut.

Awal mula mitos ini tidak diketahui. Namun ada beberapa yang percaya mitos bermula 300 tahun lalu di Eropa. Saat itu rambut keriting melambangkan kesehatan dan kemakmuran. Mereka yang mampu makan roti umumnya lebih sehat, sehingga orang-orang mulai percaya ada hubungan antara roti dan rambut keriting.

4. Biji semangka bisa tumbuh dalam perut

Foto: Getty Images
Ada mitos yang menyebut makan biji semangka bisa tumbuh dalam perut. Tentu saja kurangnya oksigen dan sinar matahari tak akan membuat biji semangka bisa tumbuh di perut. Biji semangka sendiri cukup baik untuk kesehatan karena mengandung potassium, magnesium, kalsium, zat besi dan zinc.

5. Karbohidrat dapat meningkatkan berat badan

Foto: Getty Images
Banyak orang mengikuti pola makan tanpa karbohidrat. Padahal penelitian menunjukkan tidak semua karbohidrat berdampak bagi berat badan. Mitos pengaruh karbohidrat bagi kenaikan berat badan hanya terkait refined carbohydrate. Jenis ini dapat ditemukan pada kentang, pasta dan roti putih.

Kenaikan berat badan dapat terjadi bila lemak dan karbohidrat olahan dikonsumsi secara bersama-sama. Ini dapat meningkatkan gula darah dan produksi insulin yang kemudian berkontribusi pada berat badan.

Karbohidrat kompleks seperti kacang-kacangan dan roti gandum merupakan sumber energi terbaik. Anda pun akan kenyang lebih lama dan makan lebih sedikit sepanjang hari.
Halaman 2 dari 6
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads