Memakai Kalung WearSens Ini Dijamin Anda Tak Makan Berlebihan

Memakai Kalung WearSens Ini Dijamin Anda Tak Makan Berlebihan

- detikFood
Sabtu, 07 Mar 2015 11:49 WIB
Foto: WearSens
Jakarta - Perkembangan teknologi memang terus melaju​. ​Setelah stoples pintar ​atau wadah yang dapat menghitung kalori, kini para ilmuwan juga menciptakan kalung yang dapat menjaga asupan makanan agar tak berlebihan.

The WearSens, kalung logam yang mampu menentukan apa yang di​masukkan ke dalam mulut orang ​dengan mengukur getaran yang terjadi saat makanan ditelan dan dicerna.

Menurut Popular Science (05/03/2015), jika ada zat yang bergerak ke bawah tenggorokan, kemudian menciptakan getaran yang bisa dirasakan pada kulit di sekitar leher. Sensor piezoelektrik pada kalung sangat sensitif terhadap gangguan mekanis dan mampu merekam getaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada getaran yang berbeda untuk setiap jenis makanan. Misalnya, ada perbedaan antara getaran yang diciptakan oleh tubuh ketika mengonsumsi sesuatu yang lembut seperti kentang tumbuk dan ketika makan makanan renyah seperti sebungkus keripik.

Dengan memantau getaran ini, perangkat dapat menentukan berapa banyak makanan, serta jenis makanan yang dikonsumsi oleh seseorang. Informasi ini kemudian dikirim ke aplikasi pengguna smartphone.

Getaran yang dibuat dapat bervariasi pada setiap orang, sehingga masing-masing individu harus dikalibrasi untuk pemakaiannya. "Untuk mempersonalisasi perangkat, kami meminta pemakai baru untuk makan 3 inchi atau sekitar 7,6 cm Subway Sandwich dan kemudian minum sekitar 12 ons (350 ml)," ​jelas ​Majid Sarrafzadeh selaku electrical engineer dan co-developer UCLA.

​Menurut​ penelitian yang diterbitkan dalam IEEE Sensor Jurnal, perangkat ini mampu membedakan antara makanan padat dan cair sekitar 90 persen. Penelitian yang sama juga menemukan perangkat ini bisa membedakan antara makanan keras dan lunak sekitar 75 persen.

WearSens merupakan ​perangkat yang​ menggambarkan sebagai inovasi dari sistem untuk kemajuan pemantauan gizi. ​Peralatan ini​ menawarkan visibilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kesehatan gizi untuk individu.

(tan/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads