Nasi merupakan salah satu jenis karbohidrat. Karbohidrat merupakan salah satu dari empat zat gizi dalam makanan yang berkontribusi dalam sumbangan energi ke dalam tubuh yakni hati, paru-paru, ginjal, otak dan otot.
Secara umum beras dibedakan antara beras pulen, sedang dan pera. Nasi yang pulen teksturnya lebih empuk dan agak lengket. Sedangkan yang pera lebih keras dan tidak lengket. Dalam 100 gr nasi mengandung kalori sekitar 180 Kkal, 3 gr protein, 0,3 gr lemak, 39,8 gr karbohidrat dan 0,2 gr serat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasi juga dapat mencegah sembelit kronis. Karena serat tidak larut dari beras bertindak seperti spons lembut yang dapat didorong melalui saluran usus dengan cepat dan mudah. Beras merah dan biji-bijian dikenal kaya akan serat larut namun disarankan untuk konsumsi banyak air untuk hilangkan kondisi sembelit.
Penderita diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi beras merah bukan beras putih yang mengandung kadar glikemiks indeks yang rendah. Sβatu cangkir beras merah setiap hari dapat membantu seseorang mencukup kebutuhan zat mangan dalam tubuhnya. Beras merah juga sangat bermanfaat untuk fungsi normal dari sistem saraf dan produksi hormon seks.
Jika dibandingkan dengan jenis karbohidrat lain seperti kentang, singkong dan ubi. Nasi masih memiliki energi yang lebih tinggi sehingga lebih mengenyangkan saat dikonsumsi bersama lauk pauk. Karenanya nasi lebih digemari. βPadahal umbi-umbian juga bisa menggantikan nasi sebagai sumber karbohidrat. Malahan umbian punya lebih banyak mineral dan serat dibandingkan nasi.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN