Benarkah Ngemil di Tengah Malam Bisa Merusak Memori Otak?

Benarkah Ngemil di Tengah Malam Bisa Merusak Memori Otak?

- detikFood
Senin, 23 Feb 2015 14:36 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Mengendap-endap ke dapur dan ngemil makanan dari​ dalam kulkas pada tengah malam mungkin sudah menjadi kebiasaan banyak orang​. Banyak yang menganggap kebiasaan ini tak berdampak apa-apa. Kecuali​
memicu naiknya berat badan  , penelitian terbaru menyebut​ hal ini dapat merusak kerja otak.​

Awalnya, para peneliti dari University of California memulai riset ini dengan dua kelompok tikus yang berbeda jam makannya. Tikus dikenal dengan makhluk nokturnal dengan jam makan pada malam hari. Kelompok tikus pertama adalah kelompok dengan jam makan normal dan kelompok kedua dengan jam makan yang tidak normal.

Menurut para peneliti, tubuh kita masing-masing memiliki ritme tertentu pada pola makan. Hal ini sangat berpengaruh dengan kelangsungan hidup dan cara kerja tubuh yang alamiah. Karena tubuh kita sudah terbiasa mengingatkan otak untuk makan pada jam-jam tertentu, mengonsumsi makanan pada jam yang salah akan berefek pada tubuh yang menjaga keseimbangan energi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil riset jam makan tidak normal berpengaruh pada kelompok tikus dengan jam makan tidak normal. Menurut Profesor Christopher Cowell dari University of California, selain merusak keseluruhan sistem sel tubuh, hal yang paling fatal adalah rusaknya sistem memori dalam otak.

Hippocampus adalah sel yang tinggal dalam otak yang berhubungan dengan sistem ingatan. Selain tidak menyadari adanya benda baru di dalam kandang, tikus yang jam makannya tidak normal itu juga mengalami sulitnya pembentukan memori jangka panjang.

Hal ini jauh berbeda dengan tikus yang jam makannya wajar. Kemampuan tikus dengan jam makan tidak normal mengalami kemampuan yang jauh di bawah rata-rata. Profesor Christopher pun mengaitkan hal ini dengan penyandang insomnia. “Penelitian kami juga merambah pada​ insomnia. M​engapa begitu banyak orang dengan jam makan yang tidak wajar terganggu secara kronis” katanya.

Christopher Cowell pun sampai pada kesimpulan bahwa hal ini bisa dicegah dengan satu cara. “Jauhi kebiasaan makan malam, apalagi dengan makanan kemasan atau makanan yang tidak sehat.”

(tan/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads