Saat perayaan Imlek, Consumer Council menghimbau masyarakat Hong kong untuk lebih waspada terhadap camilan manis, asin dan berlemak. Badan pengawas in selama 2 bulan memeriksa label nutrisi 40 kemasan makanan imlek dari 9 toko besar.
Studi yang dilakukan oleh Consumer Council ini mencakup sejumlah produk dari kue lobak dan talas, biskuit wijen, nugget tepung goreng dengan taburan biji wijen dan pangsit goreng yang biasa menjadi suguhan Imlek di Hong kong.
Mereka menemukan 7 dari 11 porsi kue dan pangsit terkandung asupan lemak lebih dari kebutuhan harian yang direkomendasikan oleh WHO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 100 gr pangsit segitiga renyah dengan isi 7 buah dari Wing Wah Chain mengandung 465 Kkal. Ini setara dengan dua mangkuk nasi, meskipun demikian, snack Wing Wah memiliki kalori paling sedikit diantara 11 sampel.
Taipan menawarkan cookies wijen dengan kandungan kalori sekitar 633 Kkal per 100 gram. Makanan lezat dari Wing Wah dan Taipan juga ditemukan mengandung kadar lemak jenuh, gula dan natrium yang tinggi.
Survei tersebut juga menemukan bahwa setengah dari 14 puding manis atau "nih gou" dalam bahasa Canton mengandung setidaknya 25 gram gula di setiap porsi per 100 gram. Ini menunjukkan setengah asupan gula harian yang direkomendasikan ditetapkan oleh WHO.
Selain itu ada juga kabar buruk bagi pecinta kue lobak dan talas. Dari 15 sampel tingkat natrium yang ditemukan berkisar dari 300 mg hingga 500 mg dalam 100 gram. Padahal menurut WHO, orang hanya membutuhkan 1.000 mg sodium per hari.
Kepala eksekutif Consumer Council, Gilly Wong Fung-han mengatakan ia berharap produsen makanan ringan akan meninjau kembali bagaimana produk mereka di buat.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN