Berani Coba? 10 Mi Instan Terpedas versi The Ramen Rater (2)

Berani Coba? 10 Mi Instan Terpedas versi The Ramen Rater (2)

- detikFood
Sabtu, 03 Jan 2015 15:58 WIB
Berani Coba? 10 Mi Instan Terpedas versi The Ramen Rater (2)
Foto: The Ramen Rater
Jakarta - Sering menambahkan cabai rawit ke mi instan? Jika iya, Anda harus mencoba mi instan asal Korea Selatan berikut. Kepedasannya tak main-main, membuat Anda tak sanggup menghabiskannya. Siap-siap lidah terbakar!

The Ramen Rater alias Hans Lienesch
telah memilih 10 mi terpedas dari 1.446 mi instan yang pernah ia ulas. Tak perlu ditambahkan cabai lagi, mi-mi ini sudah membuat Anda mandi keringat!

5. Emart Dare You! Habanero Jjamppong

Foto: The Ramen Rater
Asal: Korea Selatan
Panas ekstrem berpadu dengan kuah kaldu seafood yang enak serta banyak potongan seafood. Kombinasi kepedasan dan cita rasa dengan mi ramyun tebal membuatnya tak hanya membakar, tapi juga enak. Tingkat kepedasannya sekitar 1.960 SHU (Scoville Heat Units).

4. Paldo Teumsae Ramyun

Foto: The Ramen Rater
Asal: Korea Selatan
Mi ini sukses masuk daftar selama tiga tahun berturut-turut! Teumsae memiliki restoran di Korea Selatan yang menyajikan hidangan yang benar-benar pedas. Tak main-main!

3. Samyang Foods Buldalk Bokkeummyeon

Foto: The Ramen Rater
Asal: Korea Selatan
Ada banyak video di YouTube yang menampilkan orang-orang berlomba menghabiskan mi yang pedas ekstrem ini. Tanpa kuah, pedasnya lebih terasa sekaligus enak. Mi ramyun tebal menyempurnakan semuanya dan akan mengirimkan rasa pedas ke lidah Anda.

2. Paldo Bulnak Bokkummyun Spicy Fried Octopus Ramyun

Foto: The Ramen Rater
Asal: Korea Selatan
Gambar gurita kecil di kemasan mi seakan-akan sedang menertawakan Anda yang sedang berkeringat menyantap mi super pedas ini. "Saya tak bercanda, mi ini luar biasa pedas! Panggil pemadam kebakaran!" tulis Lienesch.

1. Emart Dare You! Habanero Ramyun

Foto: The Ramen Rater
Asal: Korea Selatan
Selama tiga tahun berturut-turut, mi ini selalu berada di posisi teratas. Gambar pria kepanasan di kanan atas kemasan menunjukkan bahwa mi ini tak bisa diremehkan. Kuah kaldunya terus menerus mengantarkan panas. "Coba jilat lilin yang dinyalakan. Saya bersumpah mi ini lebih panas!" kata Lienesch.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads