Lauren Hom (23) adalah desainer grafis dari Crown Heights. Hampir setiap hari ia dipekerjakan oleh belasan restoran untuk menuliskan menu spesial hari itu. Ia menggunakan kapur dengan gaya penulisan kursiv yang cantik dan menarik.
“Ini benar- benar ide saya, saya ingin ini menjadi proyek pribadi yang menyenangkan. Sebuah barter yang adil, apapun yang saya tulis, saya boleh mengonsumsi makanan itu,” tutur Lauren.
Lauren bukanlah pendatang baru dalam hal menulis indah, ia sebelumnya lulus dari School of Visual Arts tahun 2013. Setelah itu ia bekerja sebagai art director di firma iklan Midtown, tapi ia meninggalkan pekerjaan tersebut karena terlalu 'korporat'. Kegiatan menulis di papan kapur menu pertama kali tercetus saat ia melihat banyak papan menu tak menarik di Franklin Avenue.
Lauren lalu melakukan pendekatan pada pemilik gerai sandwich Mountain dan mereka menyetujui barter dengan makan siang. Sejak itu, Lauren menulis di restoran kelas atas seperti The Lion di Greenwich Village dan Nourish Kitchen + Table di West Village. Di The Lion, Lauren menuliskan menu tavern dan cocktail di papan besar dalam restoran.
Tugas itu menghasilkan makan malam untuk delapan orang bernilai lebih dari $100 (Rp 1.221.700). Walau begitu, Lauren menyatakan beberapa pekerjaan favoritnya bukan di restoran mahal. Salah satunya adalah saat ia menulis menu spesial di Kimchi Grill di Prospect Height, ia mengaku perhatiannya teralih oleh hidangan Korean waffle taco.
“Sebelum Lauren, kami menggunakan tulisan siapapun yang tidak terlihat seperti pembunuh berantai. Kami sangat senang karena hasil pekerjaannya sangat elegan tapi kasual sehingga sangat cocok bersanding dengan makanan kami,” tutur Tina Chiu-Maes selaku Kimchi Grill manager.
Kecintaan Lauren terhadap menulis indah bermula dari kelas dua SD. Saat ini ia mendukung undang- undang yang mengharuskan pengajaran penulisan skrip Amerika di sekolah- sekolah New York. Dari semua karyanya di papan tulis, Lauren menyatakan yang paling spesial ada di Docklands di Crown Heights. Seluruh dinding dilapisi oleh karya tulisnya.
“Itu adalah karya tulis kapur terbesar yang pernah saya kerjakan. Ukurannya 4,6 kali 3,6 meter. Keseluruhan prosesnya memakan waktu tiga jam dibandingkan satu jam saja untuk membuat tulisan di gerai sandwich,” tambah Lauren.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN