Demi Tubuh Langsing, Chef Giada Dikabarkan Muntahkan Makanan Saat Syuting

Demi Tubuh Langsing, Chef Giada Dikabarkan Muntahkan Makanan Saat Syuting

- detikFood
Senin, 24 Nov 2014 05:56 WIB
Foto: Gallery hip
Jakarta - Sebagai salah satu selebriti chef, Giada de Laurentiis memiliki tubuh yang mungil dan langsing. Demi menjaga tubuhnya, dikabarkan Giada selalu memuntahkan makanan yang ia masak setelah dicicipi.

Chef berumur 44 tahun kelahiran Italia ini dikenal sebagai chef Food Network, sebelumnya pernah mengungkapkan triknya untuk tetap langsung. Ia menyatakan walau banyak memasak hidangan enak, ia selalu menyantap semua makanan dengan porsi kecil.

“Saya tahu sangat sulit untuk orang- orang untuk mengerti, tapi saya tumbuh di keluarga Italia dan kami tidak mengonsumsi makanan berlebih. Kami makan pasta tapi tak terlalu banyak, pasta tidak membuat gemuk,” tuturnya kepada Health (23/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, menurut seorang informan dari salah satu show nya menyatakan saat Giada melakukan syuting show memasaknya, ia tak pernah mengonsumsi makanan. Saat ia membuat makanan atau minuman yang harus ia cicipi, mereka menyiapkan ember pembuangan beberapa saat sebelum istirahat.

“Seringkali saat mereka syuting, ia menyuap makanan seperti kue. Mereka punya asisten yang memakannya sehingga hanya melihat gigi dan bibir dan mereka mengambil gambar saat ia menarik garpunya dari mulut,” tutur informan tersebut kepada Page Six (23/11/2014)

Menanggapi pernyataan tersebut, juru bicara Giada menyatakan kabar itu tidak benar. Pada sehari ia sering syuting unutuk tiga episode sekaligus dan Giada selalu memakan hidangan racikannya. Tatapi memang tidak semua makanan ia telan.

“Seringkali ia syuting untuk tiga episode dengan beberapa kali pengambilan gambar. Ia tak selalu makan dan menelannya karena mereka bisa mengulang 6 hingga 10 kali. Dengan tiga episode sehari ia menyantap enam hingga delapan hidangan per hari. Pada dasarnya ia mengonsumsi semua hidangan di shownya tapi tak semuanya dihabiskan,” tutur Stephen Huvane, selaku juru bicara.




(dni/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads