Sukade dan Meisjes, Penambah Legit Kue Kolonial

Kue dan Roti Nostalgia

Sukade dan Meisjes, Penambah Legit Kue Kolonial

- detikFood
Senin, 17 Nov 2014 18:33 WIB
Sukade dan Meisjes, Penambah Legit Kue Kolonial
Foto: Thinkstock
Jakarta - Nikmat manisnya kue kuno selalu digemari dari dulu hingga sekarang. Kelezatannya tak lepas dari bahan campurannya yang menambah penampilan kue sederhana menjadi cantik dan rasanya legit.

Salain gula bubuk dan keju, meisjes dan sukade juga jadi bahan tambahan kure dan roti kuno.

1. Meisjes

Foto: Getty Images
Taburan manis ini disebut dengan nama hagelslag di Belanda, terinpirasi dari fenomena hujan es. Pertama kali diciptakan oleh Gerard de Vries tahun 1936 untuk perusahaan Venz dengan bentuk tabung kecil. Untuk menjual hagelslag cokelat, didalam produk harus terkandung 35 persen cocoa. Di Indonesia hagelslag dipanggil dengan nama meisjes, taburan cokelat ini jadi tambahan untuk kue cubit hingga kue leker.

2. Sukade

Foto: Getty Images
Sukade adalah taburan untuk kue dan es krim dengan bentuk kotak kecil dan ditawarkan dengan berbagai warna. Sukade dibuat dari buah seperti jeruk, strawberry, dan nanas yang dimasak dengan gula lalu dipotong- potong setelah kering.Taburan sukade yang berwarna warni juga enak menjadi taburan biskuit dan bolu!

3. Spekuk

Foto: Getty Images
Bumbu ini adalah warisan dari kuliner Belanda. Menjadi salah satu negara penikmat rempah, Belanda pun mempopulerkan bumbu spekuk yang penting untuk membuat Lapis Legit, Ontbijtkoek, dan  Speculaas. Bumbu ini terbuat dari campuran rempah kayu manis, pala, cengkeh, jahe, kapulaga, dan lada putih.

4. Kismis

Foto: Getty Images
Kismis juga menjadi salah satu yang paling banyak dipakai dalam pembuatan kue khas Belanda. Buah dari anggur kering ini menjadi bahan utama untuk Raisin Bread, Klapertaart, hingga Oliebollen.
Halaman 2 dari 5
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads