Bentuknya seperti tongkat kecil, rasanya renyah gurih. Balutan cokelat lelehnya memberi sentuhan rasa manis. Saat dikunyah terasa serasi enaknya di lidah. Bersiaplah ketagihan!
Siapa yang bisa menolak Pocky? Gampang dibawa, bentuknya kecil dan dimakan juga tak terasa kenyang. Pas buat perintang waktu saat bengong atau sambil bekerja.
Sejak dibuat tahun 1962, Pocky memang tak banyak berubah. Hanya kemasannya berganti dengan warna merah menyala yang memikat. Apalagi di dalamnya ada tongkat-tongkat mini yang renyah-renyah manis!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pocky yang bersalut dark chocolate merupakan Pocky asli yang pertama dibuat. Kemudian dibuat balutan rasa yang lain seperti almond (1972), Strawberry (1976). Selain itu ada juga jenis khusus yang diproduksi seperti otona no milk, gokuboso pocky, tsubutsubu ichigo, pocky midi dan wagokoro pocky dengan rasa teh hijau.
Di Indonesia ada Pocky cokelat, double chocolate, strawberry, milk dan banana. Sedangkan untuk Pretz ada rasa chilli chacha dan pizza. ‘Kedua snack ini akan segera diproduksi di Indonesia. Tahun 2016 kami bekerjasama dengan Wings akan membuka pabrik es krim di Indonesia,’ jelas Satoru Hotta, GM International Operations di Osaka (08/11).
Camilan produksi Glico ini kini bisa didapat di 30 negara di dunia. Setiap tahun terjual 500 juta buah. Dengan tagline ‘Share Happiness Pocky” para remaja yang menjadi konsumen utama camilan ini menggagas aneka kegiatan dalam komunitas.
Tujuannya untuk berbagi kebahagiaan dan keceriaan. Hal ini seiirngi dengan konsep perusahaan Glico yang meproduksinya. Selalu berpegang pada prinsip ‘Heart Health Life' dalam menciptakan produk-produk makanan berkualitas.
Suka ngunyah Pocky di saat santai? Mau ikutan memeriahkan Pocky Day? Ikuti terus informasinya di www.detikfood.com.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN