Cokelat Mentah Kini Mulai Populer Sebagai Tren Cokelat Terbaru

Cokelat Mentah Kini Mulai Populer Sebagai Tren Cokelat Terbaru

- detikFood
Selasa, 04 Nov 2014 06:00 WIB
Foto: BBC/AFP
Jakarta - Raw chocolate atau cokelat mentah menjadi tren terbaru dalam dunia cokelat. Beberapa orang menyebutnya sebagai "superfood". Cokelat mentah juga disebut lebih kaya khasiat.

Cokelat mentah merupakan cokelat yang dibuat dengan mengabaikan beberapa langkah pemanggangan biji kakao. Biji hanya dijemur di bawah sinar matahari dan membiarkannya kering secara alami.

Cokelat mentah konon memiliki lebih banyak manfaat bagi kesehatan karena jika dipanaskan dalam pembuatannya perlu suhu jauh lebih rendah daripada cokelat standar. Karenanya cokelat mentah lebih banyak kandungan nutrisi seperti zat besi, zinc, magnesium, copper dan antioksidan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Frederic Marr, pembuat cokelat mentah asal Perancis, perbaikan terbaru dalam pembuatan cokelat mentah membuatnya jadi pilihan sehat bercitarasa lezat.

"Secara historis, cokelat mentah tidak terlalu baik. Cokelat itu dikonsumsi karena alasan gizi, sehingga pembuatannya di pabrik tidak terlalu dijaga. Namun kualitas cokelat mentah kini semakin baik di banyak negara yang peduli pada rasa, termasuk Prancis," tutur Frederic seperti dilansir dari AFP (02/01/2014).

Frederic pun membuka stand cokelat mentah di Salon du Chocolat. Acara cokelat tahunan di Paris yang berlangsung hingga Minggu (02/01) kemarin.

Lauren Bandy,analis nutrisi di consumer market researcher Euromonitor International, menyebutkan cokelat mentah masih menjadi produk skala kecil namun popularitasnya semakin meningkat selama beberapa tahun terakhir.

Kemunculan cokelat mentah juga menyoroti tren cokelat dengan rasa tidak manis. Menurut Nefeli Bouzalas dari Hacienda del Cacao, kini semakin banyak orang yang menyukai dark chocolate. Ada yang sampai meminta 100 persen kakao dengan rasa sangat pahit.

Dibanding jenis cokelat lainnya, harga cokelat mentah memang lebih mahal. Untuk ukuran 45 gram, cokelat ini dijual seharga 5 euro (Rp 75.600). Meski begitu, konsumen tetap mau membayar lebih jika mereka yakin dengan proses pembuatan cokelat itu.

Mengenai lebih banyaknya manfaat kesehatan dari cokelat mentah disanggah oleh ahli nutrisi. Konsultan nutrisi Prancis, Laurent Chevallier, menyebutkan sebenarnya manfaat cokelat baru dirasakan bila dikonsumsi dalam jumlah banyak.

"Cokelat tidak memiliki nilai gizi jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun bila terlalu banyak mengonsumsinya, Anda hanya akan mendapatkan lemak," tutup Laurent.



(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads