Agar Tekstur Kue dan Es Krim Bagus, Banyak DIpakai Bahan Anti Freeze

Agar Tekstur Kue dan Es Krim Bagus, Banyak DIpakai Bahan Anti Freeze

- detikFood
Senin, 03 Nov 2014 19:15 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Beberapa waktu lalu, sebuah produk whisky ditarik besar- besaran dari pasaran Eropa karena mengandung bahan anti freeze. Padahal banyak bahan makanan yang mengandung anti freeze untuk memperpanjang masa simpannya.

Sazerac Company yang bermarkas di Lousiana, Amerika Serikat tersandung kasus dengan produknya bernama Fireball Cinnamon Whisky. Dilansir dalam BBC (03/11/2014) produk ini masuk dalam 10 besar terpopuler di Amerika Serikat mengalahkan Jose Cuervo tequilla.

Karena penemuan kandungan kimia propylene glycol dalam jumlah tinggi, produk ini telah ditarik dari Norwegia, Swedia, dan Finlandia. Resep pemakaian 50 gram propylene glycol per kg makanan atau minuman diperbolehkan di Amerika Serikat. Namun,di Eropa batasannya hanya 3 gram per kg. Sazerac menyatakan ini hanya salah paham, karena resep untuk Eropa berbeda dengan Amerika dan Kanada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Propylene glycol adalah cairan organik tanpa warna yang dibuat dengan mencampurkan air klorin untuk membentuk chlorohydrin. Kandungan tersebut diubah menjadi glycol, alkohol, dengan mencampurkannnya ke dalam racikan sodium carbonate.

โ€œUntuk pengunaan dalam makanan, saat dipakai untuk meningkatkan rasa dengan menyerap air water propylene glycol secara umum termasuk aman dikonsumsi,โ€ jelas Food and Drug Administration Amerika Serikat.

FDA tidak berencana untuk melarang penjualan minuman tersebut di Amerika Serikat. Menurut Agency for Toxic Substances & Disease Registry, di beberapa situasi propylene glycol bisa menimbulkan efek beracun untuk orang yang mempunyai penyakit mata dan kulit.

Walau banyak mengundang kontroversi, bahan kimia ini adalah bahan tambahan pangan yang digunakan untuk beberapa jenis produk. Sebelumnya, kandungan anti freeze ini digunakan sebagai bahan pembuat e-cigarette.

Menurut produsen propylene glycol di Eropa, 730 kilo ton bahan kimia yang diproduksi tahun lalu sepertiganya dibuat untuk produsen makanan.

Propylene glycol digunakan untuk dry mix agar kue teksturnya tetap lembut. Hampir semua minuman soda juga mengandung bahan kimia tersebut untuk menghambat pertumbuhan bakteria serta memaksimalkan rasanya.

Menurut Take Part (03/11/2014) bahan kimia ini juga berfungsi untuk memberikan tekstur dan mencegah kristalisasi. Beberapa bahan makanan yang menggunakan kandungan kimia tersebut adalah saus salad agar lebih kental, es krim untuk mencegah pembentukan kristal, dan makanan anjing kering supaya tetap kering serta renyah.

Menurut FDA, dalam minuman beralkohol propylene glycol tidak boleh melebihi 5 persen dari jumlah yang dibutuhkan. Pada camilan manis dan frosting tak boleh melebihi 24 persen dari angka yang disarankan, sementara pada produk susu 2,5 persen.

(dni/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads