Yummy! Pekat Lezat Es Krim Buah Keluak yang Eksotik

Yummy! Pekat Lezat Es Krim Buah Keluak yang Eksotik

- detikFood
Rabu, 29 Okt 2014 14:34 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Nama buah keluak identik dengan rawon. Buah ini memang identik dengan Indonesia khususnya Jawa Timur. Masakan dengan keluak dikenal juga di Toraja, Jawa Barat dan Jakarta.

Buah bernama Latin Pangium edule ini merupakan buah asli Indonesia yang juga dikenal di Malaysia dan Singapura. Disebut juga kepayang, keluak, panggi, pucung atau picung.

Di banyak negara Asia, keluak dikenal sebagai buah beracun. Karena buah berkulit keras ini memang tak bisa dikonsumsi langsung karena mengandung hidrogen sianida.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah dipetik buah ini harus direbus beberapa saat. Kemudian diperam dalam sekam selama 40 hari. Proses perebusan dan fermentasi ini untuk melarutkan hidrogen sianida. Hasilnya daging buah akan menjadi lembut, cokelat kehitaman dengan aroma agak asam.

Dari segi nutrisi buah yang dikenal sebagai buah beracun ini punya kandungan nutrisi yang baik. Tiap 100 gram mengandung energi 273 kilokalori, protein 10 gram, karbohidrat 13,5 gram dan lemak 24 gram. Kandungan vitamin C nya cukup tinggi, 30 mg juga mengandung sejumlah mineral penting. Karenanya buah ini bisa menjaga kesehatan hati.

Selain Indonesia, Singapura memiliki olahan keluak khas peranakan, Ayam Buah Keluak. Hanya saja buah keluak tidak dihaluskan bersama bumbu tetapi daging buahnya dibiarkan utuh dan dimasak bersama ayam dan bumbunya.

Namun, kreativitas seorang chef justru tertantang saat melihat buah keluak yang tampilannya hitam. Candlenut, sebuah restoran di Dorsett Residences, New Bridge Road, Singapura.

Dalam menu dessert kecuali Durian Soup, Ice Cream Buah Keluak juga jadi favorit pengunjung. Dessert ini berupa satu skop es krim dari buah keluak yang dicampur dengan 80% cokelat Valrhona. Warnanya cokelat pekat.

Di bagian bawahnya ditaruh salted caramel, bongkahan chocolate crumble dan remahan chilli kemudian disiram dengan milk chocolate espuna yang hangat berwarna cokelat muda mengilap.

Rasa pekat keluak terasa lekat di lidah dengan jejak yang kental, lebih kuat dari cokelat. Chocolate crumble memberi tekstur renyah dan saus cokelatnya yang creamy tak terlalu manis justru memberi kesan ekstotik. Apalagi diselingi sedikit gigitan pedas dari cabai.

Resto ini juga punya sajian buah keluak yang lain. Iga Sapi F1 Ranger Valley Wagyu dengan marble 7+ dimasak dengan bumbu keluak yang pekat. Juga ada pilihan ayam dengan bumbu yang sama. Sambal Buah Keluak Prawn yang berupa udang jerbung besar diaduk dengan bumbu keluak dengan irisan halus daun jeruk purut.

Olahan baru buah keluak ini menunjukkan bahwa buah unik ini dengan rasa pekat ini justru menarik untuk dibuat eksperimen. Ternyata sangat lezat dan makin unik rasanya. Tertarik mencoba?

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads