Β
Halaman Facebook restoran yang susah ada sejak tahun lalu itu, dipenuhi komentar pelanggan yang mempertanyakan "cabang" baru di Shanghai. Padahal Wong tidak pernah membuka cabang di sana.
Restoran Chachawan Shanghai memiliki interior dan suasana persis dengan Chachawan Hong Kong. Begitu pun menu yang ditawarkan, sama-sama berfokus pada kuliner khas timur laut Thailand atau Isaan.
"Sangat mengecewakan melihat restoran di Tiongkok tidak hanya menggunakan nama Chachawan, tapi juga logo dan jenis huruf serupa yang dirancang khusus untuk kami," tutur Wong, seperti dilansir CNN (16/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak restoran Chachawan Shanghai seperti manajer dan staf mengaku tidak tahu mengenai Chachawan Hong Kong. Hingga kini Marketing Department Manager yang bertanggung jawab terhadap nama restoran dan logonya belum bisa dihubungi.
"Saya terkejut mereka bilang tidak tahu tentang Chachawan karena pemiliknya sudah pernah makan di Chachawan (Hong Kong), dan bahkan mereka sempat mengadakan pertemuan formal dengan chef Adam Cliff dan pemilik Yenn Wong pada April tahun ini. Mereka menyampaikan ketertarikan untuk membawa konsep restoran ke Tiongkok daratan, yang mana kami tolak," tutur Kiri Sinclair, juru bicara humas Chachawan di Hong Kong.
Meski baru di buka, restoran Chachawan Shanghai sudah mendapat skor sebanyak 5/5 bintang di Dianping, forum makanan Tiongkok.
Di Tiongkok tidak hanya Chachawan yang ditiru. Sebelumnya toko cheesecake Jepang, Uncle Rikuro, juga dibuka di beberapa wilayah Tiongkok tanpa lisensi resmi. Bahkan restoran Tiongkok Qing-feng pun mendapat tiruan di Zhengzhou tanpa ada izin waralaba.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN