Setelah kentang dan hummus, kimchi dan kejupun memicu perselisihan negara. Seperti yang terjadi pada makanan ini.
5. Yunani dan Uni Eropa: Keju Feta
|
Foto: Getty Images
|
Pemerintah Denmark dan Jerman juga berpendapat bahwa feta adalah sebutan generik dan tidak berhubungan dengan area geografis tertentu. Setelah berdebat selama beberapa tahun, pengadilan Uni Eropa menetapkan feta sebagai produk asli Yunani pada Oktober 2002. Pada tahun 2005, keputusan pengadilan memberi hak monopoli Yunani. Sehingga keju feta harus diproduksi dengan cara tradisional di suatu wilayah Yunani.
6. Korea Selatan dan Jepang: Kimchi
|
Foto: Getty Images
|
Korea pun bereaksi dengan mengajukan petisi kepada World Health Organization dan Codex Alimentarius Food and Agriculture Organization untuk menetapkan standar internasional kimchi. Jepang mengklaim bahwa Korea tidak memiliki monopoli terhadap kimchi. Padahal kimchi telah lama dianggap sebagai simbol nasional Korea.
7. Slovenia dan Austria: Sosis Babi
|
Foto: Getty Images
|
Austria pun berargumen bahwa sosis tersebut pertama kali diproduksi di Austria dengan nama kaesekrainer. Austria Chamber of Commerce, Patent Office dan Kementerian pun menuntut Slovenia. Austria dan Slovenia akhirnya mengakhiri konflik pada Juni 2012 dengan saling menerima produk masing-masing. Slovenia mendaftarkan produknya dalam protected designation of origin Uni Eropa. Namun mereka setuju produsen Austria dapat tetap menjual versi lain menggunakan nama dalam bahasa Jerman.
8. Kroasia dan Italia: Wine
|
Foto: daily.tportal.hr
|
Banyak warga Kroasia kesal akan larangan itu karena Prosek adalah wine manis tanpa buih sedangkan Prosecco merupakan sparkling wine. Meski Italia masuk lebih dulu dalam Uni Eropa, namun Prosek disebut-sebut sudah ada sejak ribuan tahun lalu sebelum Prosecco dibuat.
Halaman 2 dari 5

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN