Mungkin Anda pernah menghirup wangi semerbak osmanthus dalam seduhan teh. Memang aromanya yang wangi mirip buah persik dan pir sangat cocok dipadukan dengan teh atau dessert.
Merupakan keluarga tanaman perdu Oleaceae yang punya beragam jenis. Daunnya oval sedang dengan bunga-bunga mungil bergerombol. Ada yang putih, kuning muda hingga oranye.
Bunganya punya 4 kelopak mirip bunga kemuning. Aromanya yang harum membuat banyak orang menyukainya. Bunga ini banyak ditanam di Asia seperti Tiongkok, Jepang dan Himalaya.
Di Tiongkok, Osmanthus identik dengan musim gugur. Karena biasanya disajikan dalam campuran teh atau dessert dalam Mid-Autumn Festival untuk mendampingi mooncake.
Boleh dikatakan bunga ini identik dengan budaya Tiongkok. Karena 80% dari jenis-jenis osmanthus ditanam di Tiongkok selatan. Dinikmati terutama pada masa mooncake festival yang jatuh pada tanggal 15 penanggalan Tiongkok.
Bunga-bunga mungil ini dikeringkan kemudian dipakai sebagai campuran teh oolong, dibuat selai, dumpling, sup aroma pada wine dan cake.
Osmanthus juga dikenal sebagai herbal tea. Sering diseduh sebagai obat antiperadangan karena mengandung antioksidan tinggi dan menambah kinerja otak.
Karena aromanya yang harum, osmanthus disukai para chef modern untuk menciptakan beragam sajian unik. Seperti memberi sentuhan aroma berbeda pada saus, macaron dan mooncake.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN