Pembangunan rumah sakit yang berlokasi di Bristol, Inggris tersebut menghabiskan biaya 430 juta Pound Sterling (Rp 8,2 triliun). Ada 12 Automated Guided Vehicles (AGV) "dipekerjakan" untuk menyediakan makanan bagi 950 pasien. Robot biasanya mulai beroperasi pada pukul 10.15 setiap pagi.
Armada yang bergerak secara otomatis ini dapat membuka pintu, menggunakan lift dan mengambil makanan tanpa bantuan manusia. Robot juga bisa memindahkan makanan dari dapur ke bagian pemanasan makanan untuk pasien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gary Wilkins, catering manager, mengatakan pengoperasian mesin robot hanya dengan menekan tombol.
"Mereka (robot-robot) bekerja sangat cepat. Pada awalnya kami merasa sedikit khawatir apakah semua akan bekerja, tetapi ternyata mereka luar biasa," tutur Gary seperti dilansir dari Western Daily Press (03/09/2014).
Robot beroperasi di tempat yang ditetapkan. AGV ini dapat menavigasi jalan mereka di sepanjang virtual track karena adanya scanner laser infrared dan peta built-in. AGV juga memiliki fitur keamanan seperti kemampuan untuk berhenti jika ada suatu penghalang di jalan.
Selain membawa makanan, AGV dapat berfungsi mengangkut sampah, linen, perlengkapan, alat steril, endoskop dan barang-barang farmasi yang ada di seluruh bangunan.
Makanan di Southmead Hospital baru-baru ini mendapat kritikan setelah seorang pasien mengambil foto dari porsi makanan yang sangat sedikit. Sharon Fortune, kepala fasilitas rumah sakit, menyatakan bahwa rumah sakit tidak pernah kekurangan makanan. Pasien dapat selalu meminta tambahan makanan namun ini tergantung kebijakan staf yang menangani pasien.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN