ADVERTISEMENT

Minum Kopi di Pagi Hari

Kopi Arabika atau Robusta, Mana yang Lebih Cocok untuk Ngopi Pagi?

- detikFood
Rabu, 27 Agu 2014 11:58 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta -

Bagi sebagian orang, tak meminum kopi di pagi hari membuat mereka tak semangat beraktivitas. Tanpa asupan kafein, rasanya kantuk masih menyerang. Apakah ini disebabkan kesalahan memilih jenis kopi untuk diminum setiap pagi?

Di pagi hari, kopi umumnya diperlukan karena kandungan kafeinnya, bukan sekadar untuk dinikmati rasa dan aromanya. Namun, bukan berarti Anda harus meminum kopi berkafein tinggi seperti robusta.

"Tingginya kandungan kafein pada robusta bisa bikin kecanduan. Untuk diminum di pagi hari, lebih baik pilih arabika yang kandungan kafeinnya setengah dari kafein pada robusta," saran Irvan Helmi, pemilik Anomali Coffee saat dihubungi Detikfood (27/08/2014).

Menurut Irvan, kopi memiliki momentum tersendiri. Untuk diminum di pagi hari sebelum beraktivitas, misalnya, pilih kopi arabika yang memiliki aroma dan rasa intens. Contohnya adalah kopi arabika dari Aceh dan Sumatera. Kopi yang bold ini juga cocok diminum di siang hari. Sebab, setelah makan siang, kita biasanya merasa mengantuk.

Namun untuk sore dan malam hari, lebih baik minum kopi yang mild. "Kopi Papua pahitnya tidak intens, cenderung asam dengan aroma buah-buahan. Karakteristiknya yang kompleks cocok dinikmati saat santai," jelas Irvan. Memilih kopi yang ringan saat sore dan malam hari juga bertujuan agar waktu tidur tidak terganggu.

Untuk bisa menikmati citarasa alami kopi, yang terbaik kopi dinikmati sesaat setelah diseduh. Pilih kopi hitam atau espresso dengan atau tanpa tambahan gula. Selain karena citarasanya, kandungan kafeinnya lebih optimal terserap tubuh.

(fit/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT