Kini masalah tersebut menemukan titik cerah. Steve Gates, desainer produk asal Inggris, membuat Brainwave Desktop Microwave yang dapat digunakan di atas meja kerja.
Meski masih berupa konsep, Brainwave nantinya akan memakai tenaga dari USB. Oven microwave dapat hidup hanya dengan mencolokkannya pada komputer atau laptop.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RFID tag juga ditempatkan pada ujung pegangan sebuah garpu plastik yang tersedia bersama oven microwave. Garpu tersebut menyimpan informasi mengenai makanan yang akan dipanaskan.
Cara penggunaan Brainwave tak seperti oven microwave biasa. Pertama, makanan ditempatkan berdampingan dengan garpu plastik. Oven microwave kemudian dihubungkan dengan port USB komputer. Makanan dimasukkan ke dalam microwave dan ditutup pintunya. Selanjutnya RFID tag pada garpu plastik digesekkan pada pemindai disamping microwave.
Pemindai dapat “membaca” informasi pada garpu serta merasakan jenis dan berat makanan. Microwave pun dapat memasak makanan dengan temperatur dan waktu yang tepat secara otomatis.
Sebuah software di komputer akan mengoperasikan microwave dan menginformasikan pengguna mengenai sisa waktu masak. Bila sudah selesai, makanan bisa langsung dinikmati dengan panas yang sesuai.
Saat tidak digunakan, microwave dapat disimpan dalam bentuk tegak lurus dan digunakan sebagai papan untuk menempel pesan. Namun Brainwave belum dipasarkan karena masih berupa konsep desain di situs Behance.
Selain Brainwave, Steve Gates juga pernah menciptakan With Milk yaitu satu set keramik yang disusun membentuk botol susu. Bila susunan dilepas terdapat sebuah wadah untuk susu, 4 cangkir teh dan sebuah mangkuk. Ada juga kreasi Bottle Light dimana gabus untuk botol minuman dibuat bercahaya sehingga dapat menyinari bagian dalam botol.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN