Sebelum Bikin Dim Sum, Perhatikan Cara Pemakaian Kukusan Bambu

Sebelum Bikin Dim Sum, Perhatikan Cara Pemakaian Kukusan Bambu

- detikFood
Jumat, 15 Agu 2014 11:59 WIB
Sebelum Bikin Dim Sum, Perhatikan Cara Pemakaian Kukusan Bambu
Foto: Getty Images
Jakarta - Klakat atau kukusan bambu sering digunakan saat mengukus dim sum. Kukusan ini memiliki lubang cukup besar agar uap air yang dihasilkan benar-benar panas dan membuat dim sum cepat matang.

Agar dim sum matang sempurna, beberapa hal ini perlu diperhatikan saat memakai kukusan bambu.

1. Pencucian Pertama

Foto: Getty Images
Bila baru membeli kukusan bambu, cuci dengan air hangat. Jangan mencuci dengan sabun karena aroma sabun akan lekat. Lalu rendam dalam air panas selama 30 menit. Dalam keadaan kosong, kukus semua bagian kukusan bambu (termasuk tutupnya) selama 30 menit agar bebas dari bakteri yang mungkin menempel.

2. Penggunaan Satu Kukusan

Foto: Getty Images
Taruh kukusan bambu dalam panci agak dalam atau wajan besar supaya semua bagian pengukus bisa masuk. Lalu tuang air dalam panci tapi jangan sampai menyentuh dasar kukusan bambu agar saat mendidih tidak mengenai makanan. Jadi pastikan bagian bawah kukusan bambu ada di atas garis air. Jangan sampai air kering dan tambahkan air bila perlu.

3. Pengukusan Tumpuk

Foto: Getty Images
Sebaiknya gunakan dua kukusan bambu bila makanan butuh waktu lama untuk matang. Sebab air yang dipakai harus lebih banyak. Letakkan kukusan bambu kosong di bawah dan biarkan terendam air. Tambahkan kukusan bambu lain di atasnya. Taruh makanan pada pengukus bagian atas. Ini akan mengurangi kemungkinan air mengenai makanan saat mendidih. Bila ingin menaruh makanan di kedua kukusan bambu, taruh makanan yang lebih lama matang di bawah dan makanan lebih cepat matang di bagian atas.

4. Pelapisan

Foto: Getty Images
Lapisi dasar kukusan bambu dengan kertas roti tipis, daun pisang, atau daun selada. Jika tidak, terkadang makanan yang dikukus akan lengket di bagian dasar pengukus. Penggunaan daun pisang, daun pandan, atau daun aromatik lainnya di permukaan kukusan juga akan memberi tambahan rasa pada makanan. Sisakan sedikit ruang di dasar kukusan saat memakai lapisan agar uap bisa mencapai makanan.

5. Penyimpanan

Foto: Getty Images
Cuci dengan air sabun hangat setelah pemakaian kukusan bambu. Gunakan sponge berbahan nilon (bukan metal) untuk menghilangkan sisa makanan di sela-sela kukusan bambu. Sebelum disimpan, pastikan keranjang bambu sudah benar-benar kering agar tidak berjamur.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads