Gulai Tepek Ikan dan Kue Burgo yang Gurih Khas Jambi (1)

Kelezatan Kuliner Nusantara

Gulai Tepek Ikan dan Kue Burgo yang Gurih Khas Jambi (1)

- detikFood
Kamis, 14 Agu 2014 14:34 WIB
Gulai Tepek Ikan dan Kue Burgo yang Gurih Khas Jambi (1)
Ilustrasi: Detikfood
Jakarta - Kuliner asal Jambi memang hampir sama dengan kuliner Sumatra Selatan dan Minang. Jaraknya yang berdekatan, membuat sajian makanannya mirip. Makanan berkuah kental dan pedas menjadi andalan.

Di Jambi beragam aneka kuah gurih juga terkenal. Selian itu, minuman yang terbuat dari buah pinang juga wajib Anda cicipi.

1. Tempoyak

Ilustrasi: Detikfood
Tempoyak merupakan sajian kuliner khas Sumatera khususnya Jambi dan Sumatera bagian Selatan. Tempoyak terbuat dari durian yang difermentasi hingga aromanya menyengat, tekstur lebih lembek dan rasanya sedikit asam.

Di Jambi, tempoyak hanya ditemukan saat musim durian saja. Tempoyak digunakan dalam campuran gulai. Perbedaan antara tempoyak Jambi dengan Palembang adalah penggunaan nanas.

2. Gulai tepek ikan

Ilustrasi: Twicsy
Berhubung Jambi berdekatan dengan Sumatra Barat dan Sumatra Selatan. Aneka sajian gulai sudah pasti tak asing lagi. Sajian ini terbuat dari ikan tenggiri atau ikan gabus yang diadon dengan tepung sagu dan bawang putih hingga berbentuk seperti pempek lenjer yang dimasak hingga matang. Kemudian dicampurkan kedalam kuah santan gulai yang gurih pedas.

3. Nasi gemuk

Foto: Detikfood
Nasi gemuk merupakan nasi lemak khas Jambi. Nasinya gurih, karena terbuat dari beras, santan, daun pandan, daun salam dan daun jeruk. Nasi gemuk ini sangat cocok disantap dengan semangkuk gulai tepek ikan atau orak-arik teri, telur dan sambal.

4. Jus pinang

Foto: Twicsy
Jus ini memiliki manfaat untuk meningkatkan stamina dan juga menjaga ketahanan tubuh. Satu gelas jus pinang biasanya ditambahkan dengan gula merah, jahe merah, pandan, serai dan juga cengkeh.

5. Lemang golek srikaya

Ilustrasi: Detikfood
Jika lemang khas minang dimasak di dalam bambu. Lemang asal Jambi ini berbeda. Lemang ini dibuat dari ketan yang sudah dikukus dan dibungkus dengan daun pisang.

Setelah itu dibakar hingga aromanya tercium. Lemang golek srikaya disantap dengan dicocol dengan "coletan" yang dibuat dari campuran santan, telur dan gula yang dimasak hingga mengental. Coletan juga biasanya diberi warna hijau.

Halaman 2 dari 6
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads