Walau tidak berbahaya, bahan tambahan tersebut meningkatkan keuntungan produsen kopi dengan menurunkan kadar biji kopi. Hal ini banyak dilakukan menyusul banyaknya hama menyerang pada perkebunan kopi di negara penghasil kopi.
Namun, sebuah tim peneliti di Brazilia telah mengembangkan ala uji sederhana yang bisa mendeteksi apakah di dalam kopi ditambahkan bahan lain. Alat uji yang dibuat oleh tim dari State University of Londrina,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βTes tersebut memungkinkan untuk mengetahui 95 persen akurasi apakah kopi tersebut murni atau telah ditambahkan dengan jagung, wheat, biji kedelai, beras, kacang, biji acai, brown sugar, atau starch syrup,β tutur Suzana Lucy Nixdorf selaku kepala peneliti.
Brazilia adalah salah satu penghasil kopi terbesar di dunia, tapi kemarau yang dimulai awal tahun ini menghancurkan perkebunan kopi. Diperkirakan negara Brazilia hanya akan memproduksi 45 juta karung kopi tahun ini, menurun dari tahun lalu 54 juta karung kopi.
Tim Brazilia saat ini menganalisi pencemaran seperti kayu, ranting, dedak, dan tanah. Bahan tersebut sering tak sengaja masuk selama proses panen. Penemuan ini akan dipresentasikan dalam pertemuan American Chemical Society.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN