Menurut chef Stefu Santoso, Executive Chef APREZ Catering & AMUZ Gourmet Restaurant, pembuatan sajian dengan proses masak lama seperti rendang, gulai, rawon yang terbaik adalah menggunakan secondary cut. Selain topside dalam secondary cut, ada bagian lainnya seperti chuck (paha depan atau leher), brisket (sandung lamur), rump (tanjung), dan shank (sengkel) yang lebih murah dan cocok juga diolah berbagai masakan.
1. Rendang
|
Foto: Getty Images
|
Kandungan gelatin pada sengkel juga membuat rendang lebih gurih. Adapun penggunaan topside (penutup) pada rendang membuat rendang cenderung kering atau keras karena tidak ada lemak. Bagian sengkel dijual sekitar Rp 71.900/kg di supermarket.
2. Semur
|
Foto: Getty Images
|
“Saat masak bisa dilakukan proses skimming yaitu membuang minyak yang ada dipermukaan kuah,” tutur chef Stefu pada detikfood (22/07/2014). Selain sandung lamur dan sengkel, bagian chuck yang bagus juga bisa diolah untuk semur.
3. Rawon
|
Foto: Getty Images
|
Untuk membedakan jaringan dan lemak adalah dengan menariknya. Lemak akan pecah bila ditarik sedangkan jaringan ikat tidak akan putus saat ditarik. Bila ingin kandungan lemak lebih sedikit pada rawon maka gunakan bagian rump. Daging rump dijual seharga Rp 89.000/kg di hipermarket.
4. Kari
|
Foto: Getty Images
|
“Orang Indonesa yang penting bumbu masakan enak dibandingkan dagingnya, karena banyaknya rempah yang dipakai. Daging yang penting empuk dan bumbu bisa meresap,” tambah chef Stefu.

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN