Museum Bebek Peking yang Lengkap Resmi Dibuka di Beijing

Museum Bebek Peking yang Lengkap Resmi Dibuka di Beijing

- detikFood
Senin, 14 Jul 2014 16:33 WIB
Foto: Quanjude
Jakarta - Beijing memiliki banyak museum sejarah. Namun museum baru di Tiongkok inimemiliki keunikan tersendiri. Di museum ini pengunjung bisa melihat segala hal tentang bebek panggang Peking yang tersohor di dunia.

Museum bebek Peking berlokasi di cabang Quanjude, salah satu restoran bebek peking paling terkenal. Mulai awal Juli, museum tersebut telah dibuka untuk umum. Waktu pembukaannya bertepatan dengan ulang tahun ke-150 restoran Quanjude.

Museum makanan khas Tiongkok ini memiliki luas 1.000 meter persegi dengan berbagai detail seni di dalamnya, termasuk patung bebek emas yang menyambut pengunjung di depan ruangan. Selain itu, di dalam museum terdapat serangkaian patung lain yang menggambarkan langkah pembuatan bebek Peking.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses pembuatannya sendiri terdiri dari bebek yang dipaksa makan agar gemuk kemudian badannya diisi udara agar keliatan lebih bulat dan menarik untuk disajikan. Bebek lalu diolesi air gula sebelum dikeringkan selama 24 jam. Selanjutnya bebek dipanggang dengan kayu pohon peach pada suhu 200 derajat celsius. Saat sudah masak, bebek disajikan dengan pancake, daun bawang dan saus hoisin.

Pameran museum menampilkan lebih dari 500 barang terkait bebek Peking. Di antaranya terdapat kupon dari penjualan bebek di tahun 1901, iklan restoran Quanjude di era Republik Cina, serta berbagai foto pemimpin Tiongkok menyantap bebek Peking seperti Mao Zedong dan Zhou Enlai.

Ada juga foto presiden Amerika, Richard Nixon, makan bebek Quanjude saat mengunjungi Tiongkok di tahun 1972. Tiruan hidangan makan malam dengan menu bebek juga ditampilkan di museum ini.

Setelah berkeliling melihat pameran, pengunjung dapat menyantap menu bebek Peking di Quanjude seharga 238 yuan (Rp 446.000). Salah seorang karyawan mengatakan restoran tersebut telah menghidangkan sangat banyak bebek Peking. Setidaknya 1.000 bebek dijual tiap hari. Quanjude merayakan penjualan 196 juta bebek tahun ini. Restoran ini juga memiliki cabang di Melbourne, Australia.

Terkait sejarahnya, Cui Daiyuan, sejarawan makanan Tiongkok mengatakan bebek Peking telah ada di kota bagian selatan Nanjing sejak 2.000 tahun lalu. Makanan ini dibawa penduduk Nanjing ke Beijing di zaman dinasti Ming ketika mereka membantu membangun istana kaisar yang dikenal dengan nama Forbidden City. Sehingga nama Peking tidak berasal dari asal hidangan bebek itu.

Daiyuan menambahkan bahwa awalnya bebek dimasak dengan kuah, tidak dipanggang. Pada akhir abad 19, koki istana banyak yang keluar dari pekerjaannya dan mencari kerja di restoran biasa. Di tempat kerja baru, mereka tidak paham cara memasak bebek dengan kuah.

Akhirnya mereka mengadopsi cara masak babi panggang yang disukai keluarga istana pada menu bebek. Lahirlah sajian bebek panggang yang kini ternama di dunia.

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads