Di Tunisia Orang Bersantap Sahur dengan Masfouf yang Manis

Di Tunisia Orang Bersantap Sahur dengan Masfouf yang Manis

- detikFood
Kamis, 10 Jul 2014 12:28 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Umumnya orang mengonsumsi makanan berkarobidrat dan protein saat sahur untuk bekal energi sepanjang hari. Roti, nasi, mie atau kentang berikut lauk bisa jadi pilihan. Namun, di Tunisa banyak pilihan makanan sahur yang unik.

Pilihan makanan sahur di Tunisia sebenarnya berbeda-beda dari satu keluarga dengan lainnya. Namun makanan paling populer dan umum disajikan saat sahur disana adalah masfouf. Masfouf telah menjadi bagian dari tradisi Tunisia sejak lama.

Masfouf sendiri merupakan makanan tradisional bercita rasa manis terbuat dari couscous kukus dan beragam topping manis. Untuk membuatnya, butiran masfouf dari couscous yang telah dibalut semolina dicampur dengan air panas dalam sebuah mangkuk. Kemudian campuran ini ditempatkan dalam kukusan couscous (kesskess).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu campuran masfouf ditambahkan beberapa sendok mentega dan diaduk hingga rata. Masfouf ditaruh kembali dalam kukusan. Jika sudah matang, masfouf diberi gula dan sisa mentega. Dalam masfouf ditambahkan juga kismis kering, potongan kurma, anggur tanpa biji dan kacang-kacangan (almond, pistachio, hazelnut).

Masfouf tak hanya bercita rasa manis, banyak juga sajian lokal membuat versi gurih dari masfouf. Biasanya masfouf gurih menggunakan sayuran dan daging. Ada juga versi Djerbian dimana masfouf bercita rasa pedas dengan penambahan cabai, daging kering dan beragam rempah-rempah seperti bawang putih, adas dan lavender.

Selain di Tunisia, masfouf juga populer di Aljazair sebagai makanan utama dengan tambahan kacang polong dan kacang-kacangan lain. Masyarakat di sana menganjurkan minum yoghurt atau whey sebagai pendamping konsumsi masfouf. Hal ini dilakukan untuk memperlancar pencernaan saat menyantap couscous.

(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads