Hmm.. Wangi Sedap Ahwe Bayda, White Coffee Khas Lebanon!

Hmm.. Wangi Sedap Ahwe Bayda, White Coffee Khas Lebanon!

- detikFood
Rabu, 09 Jul 2014 07:30 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Jika white coffee biasanya dihubungkan dengan kopi yang ditambahkan krimer. Di Lebanon, minuman tersebut mempunyai arti berbeda. White Coffee ala Lebanon justru bening dengan aroma mint segar dan rasa manis dari madu.

Perut kembung bisa terjadi setelah buka puasa atau makan malam. Karena itu, masyarakat Lebanon mempunyai cara sendiri untuk membuat perut nyaman setelah mencerna hidangan dalam jumlah besar.

Setelah makan besar, masyarakat Lebanon mempunyai tradisi meneguk secangkir Ahwe Bayda atau White Coffee. Berbeda dengan White Coffee biasa yang merujuk pada minuman dari biji kopi. Kahwe Bayda berupa minuman bening dengan sentuhan warna kehijauan dan tidak mengandung kafein.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahwe Bayda terbuat dari daun mint, madu, dan air bunga jeruk. Membuatnya sangat mudah, masukkan daun mint ke dalam panci teh lalu tuang air panas kedalamnya (59 ml), rendam hingga tiga menit. Lalu masukkan satu sendok teh air bunga jeruk dan madu.

Masih dalam keadaan hangat, teh pun dituang ke dalam cangkir demitasse atau cangkir kecil untuk menyajikan teh Turki. Meneguk White Coffee ini dianggap bisa menenangkap perut sekaligus meningkatkan kesehatan pencernaan.

Pertama kali diciptakan di Beirut, Lebanon minuman ini banyak disajikan di daerah pegunungan Lebanon terutama setelah menyantap hidangan kaya bawang putih. Anda juga bisa menemukan minuman ini di lieu of coffee atau kafe a la Lebanon.

Masih di Timur Tengah, di Yemen bisa ditemukan juga White Coffee. Di sana minuman diracik dengan bubuk biji kopi yang hanya dipanggang sebentar, susu, dan rempah seperti kapulaga, biji wijen, jahe, dan bubuk kayu manis. Hasilnya kopi yang hangat dan wangi!

(dni/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads