Selain deglet noor dari Tunisia yang populer, kurma dari Iran, Oman dan Aljazair juga tak kalah legit dan enak.
1. Libya dan Sudan
|
Mishriq. Foto: Mrs. P Foods
|
Abid rahim, salah satu jenis kurma dari Sudan, disebut dabino di Nigeria. Dabino umum dikonsumsi muslim Nigeria saat berbuka puasa. Selain itu, ada pula kurma barakawi, bireir, dan mishriq.
2. Tunisia
|
Deglet noor. Foto: Getty Images
|
Kurma ini merupakan jenis unggulan di Libya, Aljazair, Amerika Serikat, dan Tunisia. Bahkan di Tunisia, deglet noor jadi kultivar kurma utama untuk diekspor. Teksturnya agak kering dan tak begitu manis.
Selain deglet noor, ada pula kurma ftimi dan kenta yang umum di Tunisia.
3. Aljazair, Maroko, Mesir
|
Medjool. Foto: Getty Images
|
Dari Maroko, ada medjool yang tersohor. Kurma ini tumbuh di Amerika Serikat, Arab Saudi, Yordania, Palestina, dan Israel. Ukurannya besar, rasanya manis dan banyak airnya.
Mesir punya kurma hayany yang lunak dan berwarna merah pekat sampai hampir hitam. Ada pula zaghloul yang berkulit merah pekat, panjang, dan sangat renyah. Rasanya sangat manis dan terasa kering saat dimakan.
4. Arab Saudi
|
Ajwa. Foto: Getty Images
|
Salah satu kultivar yang paling terkenal adalah khalasah karena rasa manisnya sedang, sehingga disukai banyak orang. Namun, yang paling mahal adalah kurma sukkary yang berkulit cokelat gelap. Dagingnya manis dan lembut unik.
Selain jenis-jenis tadi, ada pula kurma holwah, khadrawi, maktoom, nabtat-seyf, sayer, umelkhashab, zahidi, dan sebagainya.
5. Iraq, Iran, Oman, Yaman
|
Mozafati. Foto: Date Coop
|
Negara tetangganya yakni Iran banyak memproduksi mozafati, kurma berwarna gelap dan berukuran sedang yang lunak dan manis. Kurma ini bisa tahan dua tahun dalam bentuk segar jika disimpan dengan benar. Adapula rotab yang berwarna gelap dan lembut.
Sementara itu, Oman menghasilkan kurma fardh oman yang berwarna cokelat gelap, berkulit empuk, manis, dan berbiji kecil. Dari Yaman, ada kurma migraf yang besar dan berwarna keemasan.
Halaman 2 dari 6

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN