Aabel, Iteema, dan Mozafati, Kurma Legit dari Libya, Aljazair, dan Iran

Ulasan Khusus: Kurma

Aabel, Iteema, dan Mozafati, Kurma Legit dari Libya, Aljazair, dan Iran

- detikFood
Selasa, 08 Jul 2014 13:14 WIB
Aabel, Iteema, dan Mozafati, Kurma Legit dari Libya, Aljazair, dan Iran
Foto: Date Coop
Jakarta - Kurma sangat banyak jenisnya. Sebagian besar ditanam di Timur Tengah dan Afrika Utara. Masing-masing jenis memiliki karakteristik berbeda-beda, baik dari warna, bentuk, tekstur, maupun tingkat kemanisannya.

Selain deglet noor dari Tunisia yang populer, kurma dari Iran, Oman dan Aljazair juga tak kalah legit dan enak.

1. Libya dan Sudan

Mishriq. Foto: Mrs. P Foods
Di Libya, kurma yang banyak ditemukan berjenis aabel dan tagyat. Ada pula kurma haleema dan maget ayoub dari kota Hun, serta kurma saidy yang lunak dan sangat manis.

Abid rahim, salah satu jenis kurma dari Sudan, disebut dabino di Nigeria. Dabino umum dikonsumsi muslim Nigeria saat berbuka puasa. Selain itu, ada pula kurma barakawi, bireir, dan mishriq.

2. Tunisia

Deglet noor. Foto: Getty Images
Kurma deglet noor banyak dijual di Indonesia dalam bentuk kemasan. Namanya demikian karena bagian tengahnya tampak terang atau keemasan jika disinari matahari.

Kurma ini merupakan jenis unggulan di Libya, Aljazair, Amerika Serikat, dan Tunisia. Bahkan di Tunisia, deglet noor jadi kultivar kurma utama untuk diekspor. Teksturnya agak kering dan tak begitu manis.

Selain deglet noor, ada pula kurma ftimi dan kenta yang umum di Tunisia.

3. Aljazair, Maroko, Mesir

Medjool. Foto: Getty Images
Jenis kurma yang banyak ditemui di Aljazair adalah iteema. Namun, yang populer adalah thoory. Kurma kering ini berwarna cokelat kemerahan dan berkulit sangat keriput. Dagingnya terkadang keras dan berbutir, namun rasanya manis dan memiliki jejak kacang.

Dari Maroko, ada medjool yang tersohor. Kurma ini tumbuh di Amerika Serikat, Arab Saudi, Yordania, Palestina, dan Israel. Ukurannya besar, rasanya manis dan banyak airnya.

Mesir punya kurma hayany yang lunak dan berwarna merah pekat sampai hampir hitam. Ada pula zaghloul yang berkulit merah pekat, panjang, dan sangat renyah. Rasanya sangat manis dan terasa kering saat dimakan.

4. Arab Saudi

Ajwa. Foto: Getty Images
Ada banyak jenis kurma dari Arab Saudi. Ajwa atau kurma nabi adalah yang paling terkenal. Ada pula barhee yang hampir bulat dengan warna merah-oranye muda sampai cokelat gelap saat matang. Teksturnya lembut, dagingnya tebal, dan kaya rasa.

Salah satu kultivar yang paling terkenal adalah khalasah karena rasa manisnya sedang, sehingga disukai banyak orang. Namun, yang paling mahal adalah kurma sukkary yang berkulit cokelat gelap. Dagingnya manis dan lembut unik.

Selain jenis-jenis tadi, ada pula kurma holwah, khadrawi, maktoom, nabtat-seyf, sayer, umelkhashab, zahidi, dan sebagainya.

5. Iraq, Iran, Oman, Yaman

Mozafati. Foto: Date Coop
Masih banyak jenis kurma dari negara-negara Timur Tengah lain. Contohnya adalah amir hajj dari Iraq yang lunak, berkulit tipis dan berdaging tebal, serta sering disuguhkan kepada tamu. Selain itu ada khastawi yang lunak, kecil, dan seperti sirop.

Negara tetangganya yakni Iran banyak memproduksi mozafati, kurma berwarna gelap dan berukuran sedang yang lunak dan manis. Kurma ini bisa tahan dua tahun dalam bentuk segar jika disimpan dengan benar. Adapula rotab yang berwarna gelap dan lembut.

Sementara itu, Oman menghasilkan kurma fardh oman yang berwarna cokelat gelap, berkulit empuk, manis, dan berbiji kecil. Dari Yaman, ada kurma migraf yang besar dan berwarna keemasan.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads