Dorothy Hunter, pemilik Pawns Natural Pet Emporium di Richland, Washington, Amerika Serikat bersumpah hanya mengonsumsi makanan binatang selama 30 hari. Gerakan ini ia lakukan untuk meningkatkan kesadaran akan diet binatang dan manusia.
“Kami menjual makanan bersih, alami, dan diproduksi di Amerika Serikat di Paws Natural Pet Emporium. Saya percaya pada produk yang bagus kualitasnya, saya percaya binatang peliharaan kita makan lebih baik dari manusia. Karena itu selama bulan depan hingga 19 Juli 2014 saya akan mengonsumsi makanan anjing,” tutur Dorothy dalam video yang diunggah via YouTube (22/06/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa videonya, Dorothy terlihat mencoba freeze-dried cheddar dan green-bean chips yang ditujukan untuk anjing. Tak hanya mengonsumsi sendiri, ia juga mendorong para pegawainya mencoba camilan anjing dan kucing.
Dilansir dalam Today (04/07/2014) Food and Drug Administration menyatakan makanan binatang tidak dimaksudkan untuk dikonsumsi manusia, mengingat keduanya mempunyai kebutuhan nutrisi berbeda. Tapi, mereka menekankan makanan binatang dan manusia mempunyai regulasi bahan aditif dan bebas dari penyakit.
“Ada banyak camilan tidak diproses, kaya serat, dan nutrsi untuk manusia. Memilih eksperimen dengan makanan binatang sebagai pilihan jangka panjang, buruk dari segi nutrisi dan bisa membuat sakit,” tutur ahli nutrisi Madelyn Fernstrom.
Walau ide ini terdengar menjijikan untuk ahli nutrisi Arielle Haspel, ia menyatakan ide ini cukup masuk akal. Ia setuju dengan Dorothy bahwa masyarakat harus lebih memperhatikan label karena banyak makanan anjing di pasaran yang jauh lebih sehat dibandingkan camilan manusia. Sebelum dikonsumsi, Arielle menyarankan pakan tersebut harus bisa dimakan dan dikunyah manusia.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN