Meningkatnya jumlah pembuangan makanan membuat banyak orang melakukan inovasi untuk mengatasinya. Karena pemanfaatan limbah makanan ternyata mampu mengurangi kelaparan dunia.
Sekitar 40 persen dari semua jenis makanan di Amerika Serikat terbuang. Sedangkan di Eropa sebanyak 100 juta ton makanan terbuang setiap tahunnya.
Namun, ada 1 miliar orang di dunia masih menderita kelaparan. Menurut laporan FAO, seperempat makanan dalam kemasan terbuang sebelum dimakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chris Pawelski, seorang petani bawang generasi keempat dari Amerika Serikat telah menghabiskan waktu untuk menanam bawang di Black Soil dari Orange Country, New York. Akan tetapi supermarket hanya akan menerima bawang dengan ukuran dan penampilan tertentu saja.
"Jika terlalu basah dan kering, umbi tidak akan membesar hingga 2,5 cm dari ukuran yang diperlukan. Mungkin ada ketidaksempurnaan dan diperlukan taktik,” tutur Pawelski.
Karena tidak ada yang salah dengan bawang tersebut. Bawang masih baik untuk dikonsumsi. Akan tetapi konsumen, menginginkan hal yang sama dengan supermarket.
Di masa lalu, bawang yang ditolak pada akhirnya membusuk di tempat pembuangan sampah. Sekarang, Pawelski bekerja dengan amal makanan lokal City Harvest, untuk mendistribusikan kembali bawang yang tampak tak sempurna.
Seperti yang dilansir dalam BBC (03/07/2014), City Harvest mengatakan pada tahun 2014 akan menyelamatkan sekitar 21 juta kilogram makanan dari petani lokal, restoran, pedagang dan produsen untuk mendistribusikan ulang dengan program Urban Food.
Di negara-negara kaya supermarket, konsumen dan industri katering bertanggung jawab untuk makanan yang terbuang. Ada beberapa supermarket yang mulai memanfaatkan limbah makanan untuk dijual kembali seperti supermarket Waitrose Inggris.
Di Inggris penelitian telah menunjukkan bahwa rumah tangga membuang sekitar 7 juta ton makanan per tahun.Makanan di negara-negara kaya hanya membutuhkan proporsi kecil dari pendapatan sehingga orang mampu membuang makanan dengan mudah. Sedangkan di negara berkembang masalahnya adalah kemiskinan.
Petani memanen sekitar 4.600 kalori per hari. Tapi, rata-rata hanya 2.000 kalori yang benar-benar dikonsumsi setiap harinya.
Newtown Creek, selaku pengolahan air limbah pabrik di Brooklyn, New york adalah salah satu proyek yang mencoba untuk memperbaiki kerusakan lingkungan.
Mengambil sisa-sisa makanan dari sekolah-sekolah lokal dan restoran untuk diubah menjadi energi. Sisa makanan yang dicampur dengan lumpur limbah dapat digunakan untuk membuat gas yang dapat digunakan.
Untuk melaksanakan program percontohan ini, restoran di New York City akan diminta untuk menghentikan pengiriman limbah makanan ke tempat pembuangan sampah pada tahun 2015.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN