Inspirasi Lavazza muncul setelah astronot Italia, Luca Parmitano, tahun lalu melakukan misi ke ISS. Dalam perjalanan tersebut, astronot ini merasa tak senang dengan kurangnya espresso layak selama berada di ruang angkasa.
Melihat peluang baru, Lavazza membuat mesin espresso yang cocok untuk ditempatkan di ISS. Pembuat kopi ini memiliki konsep baru yang aman untuk astronot dan dapat berfungsi dalam kondisi microgravity.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka telah mengembangkan sistem unik berbasis kapsul yang dapat beradaptasi dengan kondisi ekstrim di ruang angkasa. Mesin tersebut memiliki berat 20 kg dan dapat bekerja terbalik.
Selain espresso, astronot juga dapat memilih caffe lungo dan minuman panas lainnya melalui ISSpresso. Berbeda dengan di bumi, selama di angkasa mereka akan minum kopi langsung dari kantong menggunakan sedotan.
Giuseppe Lavazza, Wakil Presiden Lavazza, mengatakan konsep tersebut telah dipikirkan perusahaan selama beberapa tahun.
"Kopi Italia adalah minuman tanpa batas. Sebenarnya, sepuluh tahun lalu kami meluncurkan espresso ke dalam orbit secara artistik melalui foto-foto yang diambil oleh Thierry Le Goues dan kalender Mission to Espresso kami, yang pada saat itu tampak seperti karya fiksi ilmiah namun sebenarnya merupakan visi masa depan," tutur Giuseppe dalam rilisnya di situs Lavazza (13/06/2014).
Lavazza berharap inovasinya dapat siap mengorbit pada bulan November saat Italian Space Agency mengirimkan misi jangka panjang kedua ke stasiun ruang angkasa.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN