Mau Menyeduh Teh? Agar Rasa dan Aromanya Enak Perhatikan Hal Ini

Mau Menyeduh Teh? Agar Rasa dan Aromanya Enak Perhatikan Hal Ini

- detikFood
Minggu, 01 Jun 2014 14:40 WIB
Mau Menyeduh Teh? Agar Rasa dan Aromanya Enak Perhatikan Hal Ini
Foto: Getty Images
Jakarta - Meskipun terlihat gampang, menyeduh teh ada aturannya. Tak asal dituang air panas. Sebab, suhu air dan jenis daun teh juga berpengaruh pada rasa dan aroma teh. Supaya air teh enak dan harum beberapa hal perlu dicermati.

Apa teh favorit Anda? Apapun jenis teh yang Anda suka, saat menyeduhnya perlu memperhatikan beberapa hal agar air teh terseduh maksimal.

Foto: Getty Images

1. Suhu Air

Foto: Getty Images
Perbedaan suhu mempengaruhi hasil seduhan teh. Menurut ahli teh, teh hijau dan teh putih harus diseduh pada suhu 170 derajat karena daunnya akan matang jika air terlalu panas. Sedangkan teh hitam dan oolong bisa diseduh di suhu lebih tinggi (195 derajat). Untuk teh herbal, suhu terbaik adalah 208 derajat.

1. Suhu Air

Foto: Getty Images
Perbedaan suhu mempengaruhi hasil seduhan teh. Menurut ahli teh, teh hijau dan teh putih harus diseduh pada suhu 170 derajat karena daunnya akan matang jika air terlalu panas. Sedangkan teh hitam dan oolong bisa diseduh di suhu lebih tinggi (195 derajat). Untuk teh herbal, suhu terbaik adalah 208 derajat.

2. Jumlah Seduhan

Foto: Getty Images
Teh bisa dibuat beberapa kali menggunakan daun teh kering yang sama. Namun aroma dan rasanya mungkin berubah.  Contohnya sesendok daun teh oolong bisa dipakai hingga sepuluh kali seduh. Selain oolong, teh hijau, teh putih, dan teh hitam juga bisa diseduh ulang. Seperti teh hitam dari Tiongkok bisa dipakai ulang tiga kali. Akan tetapi teh herbal akan kehilangan cita rasanya setelah diseduh satu kali.

2. Jumlah Seduhan

Foto: Getty Images
Teh bisa dibuat beberapa kali menggunakan daun teh kering yang sama. Namun aroma dan rasanya mungkin berubah.  Contohnya sesendok daun teh oolong bisa dipakai hingga sepuluh kali seduh. Selain oolong, teh hijau, teh putih, dan teh hitam juga bisa diseduh ulang. Seperti teh hitam dari Tiongkok bisa dipakai ulang tiga kali. Akan tetapi teh herbal akan kehilangan cita rasanya setelah diseduh satu kali.

3. Penambahan susu

Foto: Getty Images
Teh memiliki banyak khasiat seperti untuk relaksasi, antioksidan, vitamin dan meningkatkan fungsi pembuluh darah. Namun menurut studi yang diterbitkan European Heart Journal, penambahan susu pada teh dapat menghilangkan manfaat teh. Peneliti berspekulasi protein dalam susu mengikat antioksidan pada teh sehingga menetralkan efeknya. Lebih baik teh diminum tanpa susu atau pemanis lainnya.

3. Penambahan susu

Foto: Getty Images
Teh memiliki banyak khasiat seperti untuk relaksasi, antioksidan, vitamin dan meningkatkan fungsi pembuluh darah. Namun menurut studi yang diterbitkan European Heart Journal, penambahan susu pada teh dapat menghilangkan manfaat teh. Peneliti berspekulasi protein dalam susu mengikat antioksidan pada teh sehingga menetralkan efeknya. Lebih baik teh diminum tanpa susu atau pemanis lainnya.

4. Jangka waktu pemakaian

Foto: Getty Images
Teh memiliki jangka waktu pemakaian. Seperti teh hijau yang harus dikonsumsi enam bulan dari waktu pembelian. Tapi jenis teh lain bisa bertahan hingga dua tahun. Teh ini baik dikonsumsi selama tempat penyimpanan kedap udara, terhindar dari sinar matahari langsung, dan dalam lingkungan yang dingin serta kering. Contohnya di lemari dapur yang tidak terletak di atas kompor atau oven.

4. Jangka waktu pemakaian

Foto: Getty Images
Teh memiliki jangka waktu pemakaian. Seperti teh hijau yang harus dikonsumsi enam bulan dari waktu pembelian. Tapi jenis teh lain bisa bertahan hingga dua tahun. Teh ini baik dikonsumsi selama tempat penyimpanan kedap udara, terhindar dari sinar matahari langsung, dan dalam lingkungan yang dingin serta kering. Contohnya di lemari dapur yang tidak terletak di atas kompor atau oven.
Halaman 2 dari 10
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads