Kentang Panggang dan Arugula Mulai Populer sebagai Topping Pizza di Italia

Kentang Panggang dan Arugula Mulai Populer sebagai Topping Pizza di Italia

- detikFood
Jumat, 30 Mei 2014 16:08 WIB
Kentang Panggang dan Arugula Mulai Populer sebagai Topping Pizza di Italia
Foto: Thinkstock
Jakarta - Keju, saus tomat, dan basil menjadi topping klasik pizza Italia. Saat ini banyak penjaja pizza di Napoli dan Roma mulai mencari kreasi topping pizza baru walaupun masih menggunakan beberapa bahan khas Italia.

Selain pizza Margherita dan Neapolitan menjadi ikon pizza khas Italia. Penjual pizza di Italia kini mulai bereksplorasi dengan bahan-bahan lain sebagai topping baru pizza mereka.

Foto: Thinkstock

1. Kentang

Foto: Oprah
Jika berkunjung ke Campo de' Fiori square, pasar terbuka di Roma Anda akan menemukan pizza dengan topping yang tidak biasa. Tanoa olesan saus tomat, pizza renyah diberi topping kentang panggang yang diiris tipis yang dibumbui minyak zaitun, sea salt, dan rosemary.

1. Kentang

Foto: Oprah
Jika berkunjung ke Campo de' Fiori square, pasar terbuka di Roma Anda akan menemukan pizza dengan topping yang tidak biasa. Tanoa olesan saus tomat, pizza renyah diberi topping kentang panggang yang diiris tipis yang dibumbui minyak zaitun, sea salt, dan rosemary.

2. Anchovy

Foto: Thinkstock
Menurt Tony Gemignani, pemenang World Pizza Cup Champion, anchovy hampir punah sebagai topping pizza Amerika, tapi tidak di Italia. Jika di Amerika memakai anchovy coklat, orang Italia menggunakan anchovy putih yang lebih mahal tapi rasanya lebih lembut. Anchovy pizza klasik hanya terbuat dari saus tomat, bawang putih, dan oregano.

2. Anchovy

Foto: Thinkstock
Menurt Tony Gemignani, pemenang World Pizza Cup Champion, anchovy hampir punah sebagai topping pizza Amerika, tapi tidak di Italia. Jika di Amerika memakai anchovy coklat, orang Italia menggunakan anchovy putih yang lebih mahal tapi rasanya lebih lembut. Anchovy pizza klasik hanya terbuat dari saus tomat, bawang putih, dan oregano.

3. Arugula

Foto: Thinkstock
Pizza biasanya tidak memakai topping sayuran segar, tapi arugula kini populer sebagai topping di Italia. Rasa pedas lada dalam arugula ternyata sangat cocok disandingkan dengan topping keju, saus tomat, dan prosciutto. Setelah pizza dimasak, daun arugula segar ditaburkan di atasnya dan dinikmati selagi hangat.

3. Arugula

Foto: Thinkstock
Pizza biasanya tidak memakai topping sayuran segar, tapi arugula kini populer sebagai topping di Italia. Rasa pedas lada dalam arugula ternyata sangat cocok disandingkan dengan topping keju, saus tomat, dan prosciutto. Setelah pizza dimasak, daun arugula segar ditaburkan di atasnya dan dinikmati selagi hangat.

4. Pengganti pepperoni

Foto: Thinkstock
Disamping prosciutto, dua daging saat ini banyak disinggung dalam pembuatan pizza adalah Italian dry salami soppressata dan the sausage mortadella (Italian balogna). Kedua jenis olahan daging ini nikmat jika diracik bersama pizza topping saus tomat dan keju.

4. Pengganti pepperoni

Foto: Thinkstock
Disamping prosciutto, dua daging saat ini banyak disinggung dalam pembuatan pizza adalah Italian dry salami soppressata dan the sausage mortadella (Italian balogna). Kedua jenis olahan daging ini nikmat jika diracik bersama pizza topping saus tomat dan keju.

5. Mozarella

Foto: Thinkstock
Umumnya, mozarella parut menjadi keju yang dipakai oleh pembuat pizza di Italia dan Amerika. Tapi, chef Italia khususnya di Napoli lebih suka menggunakan mozzarella di bufala (keju mozarella dari susu kerbau). Keju tersebut lebih lembut segar dan creamy. Smoke mozzarella juga lebih sering dipakai untuk membuat white pizza (pizza tanpa tambahan saus tomat).

5. Mozarella

Foto: Thinkstock
Umumnya, mozarella parut menjadi keju yang dipakai oleh pembuat pizza di Italia dan Amerika. Tapi, chef Italia khususnya di Napoli lebih suka menggunakan mozzarella di bufala (keju mozarella dari susu kerbau). Keju tersebut lebih lembut segar dan creamy. Smoke mozzarella juga lebih sering dipakai untuk membuat white pizza (pizza tanpa tambahan saus tomat).
Halaman 2 dari 12
(dni/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads