Surstromming dan Hongeohoe, Makanan Berbau Busuk dari Swedia dan Korea

Surstromming dan Hongeohoe, Makanan Berbau Busuk dari Swedia dan Korea

- detikFood
Senin, 26 Mei 2014 12:24 WIB
Surstromming dan Hongeohoe, Makanan Berbau Busuk dari Swedia dan Korea
Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat menyantap makanan, tentu aroma berperan penting dalam menentukan kelezatannya. Namun ada makanan yang memiliki aroma dengan bau menyengat yang justru tetap disukai masyarakat negara tertentu.

Aroma yang harum dipercaya bisa mengggah selera. Namun, makanan berikut ini justru berbau menyengat tapi tetap disukai orang di banyak negera.

Foto: Thinkstock

1. Iru

Foto: Wikipedia
Makanan ini populer dalam masyarakat Yoruba di Nigeria. Iru terbuat dari fermentasi kacang locust asal Afrika. Meski baunya sangat tajam, tapi saat dimasak Iru dapat menambah rasa enak pada sup dan rebusan.

1. Iru

Foto: Wikipedia
Makanan ini populer dalam masyarakat Yoruba di Nigeria. Iru terbuat dari fermentasi kacang locust asal Afrika. Meski baunya sangat tajam, tapi saat dimasak Iru dapat menambah rasa enak pada sup dan rebusan.

2. Natto

Foto: Getty Images
Natto merupakan fermentasi kedelai lengket yang menjadi makanan sehari-hari masyarakat Jepang. Makanan ini biasa disantap dengan nasi dan sup miso, sushi atau mie. Selain teksturnya yang lengket, natto memiliki bau tajam yang sering dibandingkan dengan kaus kaki bau.

2. Natto

Foto: Getty Images
Natto merupakan fermentasi kedelai lengket yang menjadi makanan sehari-hari masyarakat Jepang. Makanan ini biasa disantap dengan nasi dan sup miso, sushi atau mie. Selain teksturnya yang lengket, natto memiliki bau tajam yang sering dibandingkan dengan kaus kaki bau.

3. Hongeoheo

Foto: Wikipedia
Hongeo merupakan hidangan asal Korea berupa ikan yang difermentasikan. Makanan ini terbuat dari ikan pari dan memiliki bau amonia yang kuat. Bau dihasilkan dari penumpukan urin dalam daging ikan. Biasanya ikan disajikan mentah tanpa persiapan tambahan bersama dengan hidangan pendamping lainnya seperti kimchi.

3. Hongeoheo

Foto: Wikipedia
Hongeo merupakan hidangan asal Korea berupa ikan yang difermentasikan. Makanan ini terbuat dari ikan pari dan memiliki bau amonia yang kuat. Bau dihasilkan dari penumpukan urin dalam daging ikan. Biasanya ikan disajikan mentah tanpa persiapan tambahan bersama dengan hidangan pendamping lainnya seperti kimchi.

4. Surstromming

Foto: Wikipedia
Surstromming asal Swedia ini dibuat dari fermentasi ikan herring dan memiliki bau yang amat dahsyat. Sampai-sampai situs resmi pemerintah Swedia menyebut makanan ini memiliki "bau menyengat dari ikan busuk". Situs tersebut juga merekomendasikan mencuci ikan herringnya sebelum disajikan. Bahkan tertulis peringatan bahwa kaleng berisi ikan herring harus dibuka di luar ruangan namun isinya baik dikonsumsi di dalam ruangan karena baunya dapat menarik lalat untuk datang.

4. Surstromming

Foto: Wikipedia
Surstromming asal Swedia ini dibuat dari fermentasi ikan herring dan memiliki bau yang amat dahsyat. Sampai-sampai situs resmi pemerintah Swedia menyebut makanan ini memiliki "bau menyengat dari ikan busuk". Situs tersebut juga merekomendasikan mencuci ikan herringnya sebelum disajikan. Bahkan tertulis peringatan bahwa kaleng berisi ikan herring harus dibuka di luar ruangan namun isinya baik dikonsumsi di dalam ruangan karena baunya dapat menarik lalat untuk datang.

5. Stinky Tofu

Foto: getty Images
Stinky tofu banyak dijual di kaki lima Taiwan, Hong Kong dan Cina. Untuk membuatnya, tahu difermentasikan dengan air garam dan bahan lainnya lalu didiamkan dalam guci selama 6 bulan. Dengan baunya yang menyengat, ada yang mengatakan penjual stinky tofu bisa dicari dengan indera penciuman. Ada yang menyebut tahu ini dengan sebutan baby poo atau kotoran bayi.

5. Stinky Tofu

Foto: getty Images
Stinky tofu banyak dijual di kaki lima Taiwan, Hong Kong dan Cina. Untuk membuatnya, tahu difermentasikan dengan air garam dan bahan lainnya lalu didiamkan dalam guci selama 6 bulan. Dengan baunya yang menyengat, ada yang mengatakan penjual stinky tofu bisa dicari dengan indera penciuman. Ada yang menyebut tahu ini dengan sebutan baby poo atau kotoran bayi.
Halaman 2 dari 12
(dni/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads