Salah satu website terbaru yang menarik perhatian masyarakat Asia dengan ide ini adalah PlateCulture. Dalam website ini ada lebih dari 80 home chef dari empat negara Asia Tenggara yaitu Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Singapura. Saat ini, Indonesia, Filipina, Sri Lanka, dan Korea Selatan juga masuk dalam daftar tuan rumah.
Saat masuk ke dalam website, Anda akan melihat pilihan negara dan beberapa pilihan tuan rumah dengan keterangan hidangan yang akan disajikan. Nama, bahasa, latar belakang, biaya per orang dan waktu tersedianya hidangan ditulis secara rinci. Tak hanya hidangan khas lokal, banyak yang menyajikan Brazilian and Turkey bbq hingga hidangan fusion Italia Jepang.
Destinasi rumah paling populer bisa ditemukan di homepage dengan nama 'Our Picks'. Menurut PlateCulture setelah memilih tuan rumah dan memesan hidangan, para turis langsung membayar via transfer atau Paypal. Dikatakan perusahaan mendapatkan komisi 16,7 % dari harga hidangan.
Jika tertarik menjadi tuan rumah, Anda juga mendaftarkan diri Anda di website tersebut, setelah itu staff PlateCulture akan datang dan menguji apakah Anda layak menjadi tuan rumah. Pendiri website, Reda Stare terinspirasi membuat konsep ini karena pernah menyantap hidangan di rumah masyarakat lokal saat bepergian ke India.
“Kebanyakan tantangan muncul adalah konsep untuk bepergian, banyak yang bertanya apakah sepadan untuk melangkah keluar dari zona nyaman saat traveling dan mencoba konsep baru yang menghabiskan beberapa jam di rumah masyarakat lokal di Asia,” tutur Reda kepada CNN (23/05/2014).
Kesempatan ini memberi pengalaman baru pada para turis. Namun, dampak PlateCulture ini ternyata cukup besar untuk para tuan rumah. Reda menambahkan salah satu home chef mendapatkan banyak pujian untuk resepnya memutuskan untuk menulis dan menerbitkan buku resep. Sementara tuan rumah lain ada yang mulai menjajakan aneka selai kreasinya sebagai pekerjaan paruh waktu.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN