Harga Bahan Makanan Makin Mahal, Ini 4 Cara Menghemat Minyak Goreng dan Sayuran

Harga Bahan Makanan Makin Mahal, Ini 4 Cara Menghemat Minyak Goreng dan Sayuran

- detikFood
Rabu, 30 Apr 2014 13:31 WIB
Harga Bahan Makanan Makin Mahal, Ini 4 Cara Menghemat Minyak Goreng dan Sayuran
Foto: Getty Images
Jakarta - Harga makanan yang terus naik menuntut kita untuk pandai-pandai berhemat di dapur. Cara menyiasatinya, bisa dengan memaksimalkan pemakaian bahan makanan dan meminimalisir limbah makanan.

Detikfood merangkum empat tips mudah yang dapat Anda terapkan di rumah untuk menghemat lemon, jahe, minyak goreng, dan sayuran.

Foto: Getty Images

1. Memaksimalkan air perasan lemon

Foto: Getty Images
Satu buah jeruk lemon biasanya mengandung tiga sendok makan jus. Untuk memaksimalkan jumlah air perasannya, gulingkan lemon di meja sambil menekannya pelan. Cara ini akan memecahkan sel-sel mungil dalam buah yang berisi jus.
Atau, Anda bisa memasukkannya ke oven microwave selama 20 detik. Setelah itu, potong membujur, bukan melintang seperti biasa. Air perasan yang keluar jadi lebih banyak tiga kali lipat.

1. Memaksimalkan air perasan lemon

Foto: Getty Images
Satu buah jeruk lemon biasanya mengandung tiga sendok makan jus. Untuk memaksimalkan jumlah air perasannya, gulingkan lemon di meja sambil menekannya pelan. Cara ini akan memecahkan sel-sel mungil dalam buah yang berisi jus.
Atau, Anda bisa memasukkannya ke oven microwave selama 20 detik. Setelah itu, potong membujur, bukan melintang seperti biasa. Air perasan yang keluar jadi lebih banyak tiga kali lipat.

2. Mengupas jahe dengan efisien

Foto: Getty Images
Kontur jahe yang bergelombang dan berimpang membuatnya sulit dikupas sampai benar-benar bersih tanpa membuang tonjolannya. Makanya, seringkali daging jahe tak bisa diambil secara maksimal.
Untuk mengatasinya, jangan kupas jahe dengan alat pengupas atau pisau. Gunakan punggung sendok teh untuk mengupas kulit jahe dengan menggosoknya. Dengan alat ini, setiap lekuk jahe bisa dijangkau, sehingga jahe yang terbuangpun bisa dikurangi.

2. Mengupas jahe dengan efisien

Foto: Getty Images
Kontur jahe yang bergelombang dan berimpang membuatnya sulit dikupas sampai benar-benar bersih tanpa membuang tonjolannya. Makanya, seringkali daging jahe tak bisa diambil secara maksimal.
Untuk mengatasinya, jangan kupas jahe dengan alat pengupas atau pisau. Gunakan punggung sendok teh untuk mengupas kulit jahe dengan menggosoknya. Dengan alat ini, setiap lekuk jahe bisa dijangkau, sehingga jahe yang terbuangpun bisa dikurangi.

3. Memakai minyak goreng berulang-ulang

Foto: Getty Images
Minyak sayur yang dipakai berulang-ulang terkadang memiliki rasa dan aroma yang tertinggal dari gorengan sebelumnya. Anda bisa menetralkannya dengan menuang minyak bekas ke wajan lalu memanaskannya dengan api kecil.
Tambahkan beberapa irisan jahe dan diamkan selama 15 menit. Dengan suhu yang tepat, dengan sangat perlahan jahe akan berubah warna jadi cokelat keemasan. Buang jahe yang sudah menyerap rasa dan aroma dari minyak tersebut. Minyakpun jadi netral kembali.

3. Memakai minyak goreng berulang-ulang

Foto: Getty Images
Minyak sayur yang dipakai berulang-ulang terkadang memiliki rasa dan aroma yang tertinggal dari gorengan sebelumnya. Anda bisa menetralkannya dengan menuang minyak bekas ke wajan lalu memanaskannya dengan api kecil.
Tambahkan beberapa irisan jahe dan diamkan selama 15 menit. Dengan suhu yang tepat, dengan sangat perlahan jahe akan berubah warna jadi cokelat keemasan. Buang jahe yang sudah menyerap rasa dan aroma dari minyak tersebut. Minyakpun jadi netral kembali.

4. Mencegah sayuran membusuk

Foto: Getty Images
Alasi kotak sayuran di kulkas dengan tisu dapur (paper towel). Kelebihan air penyebab sayuran membusuk akan diserap oleh tisu. Trik ini juga bisa diterapkan untuk herba segar. Masukkan saja ke kantung plastik tertutup bersama tisu dapur.

4. Mencegah sayuran membusuk

Foto: Getty Images
Alasi kotak sayuran di kulkas dengan tisu dapur (paper towel). Kelebihan air penyebab sayuran membusuk akan diserap oleh tisu. Trik ini juga bisa diterapkan untuk herba segar. Masukkan saja ke kantung plastik tertutup bersama tisu dapur.
Halaman 2 dari 10
(fit/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads