Awalnya Cone Es Krim dan Keripik Kentang Diketemukan Tak Sengaja

Awalnya Cone Es Krim dan Keripik Kentang Diketemukan Tak Sengaja

- detikFood
Kamis, 17 Apr 2014 15:50 WIB
Awalnya Cone Es Krim dan Keripik Kentang Diketemukan Tak Sengaja
Foto: Getty Images
Jakarta - Makanan populer ternyata ada yang dibuat karena tak sengaja. Hasilnya justru membuat makanan menjadi lebih lezat dan populer. Seperti keripik kentang, es loli, dan chocolate chips cookies yang kini mendunia.

Inilah beberapa penemuan makanan yang lahir karena 'kecelakaan'.

Foto: Getty Images

1. Es Loli

Foto: Getty Images
Frank W. Epperson menciptakan es loli tanpa sengaja di usia 11 tahun. Pada tahun 1905, Epperson memasukan stik pengaduk dalam secangkir larutan air dan bubuk soda. Dia kemudian meninggalkannya di beranda semalaman. Pagi harinya, Epperson menemukan larutan tersebut membeku. Dia lalu mematenkan kreasi yang tak disengaja itu sebagai "a handled, frozen confection or ice lollipop".

1. Es Loli

Foto: Getty Images
Frank W. Epperson menciptakan es loli tanpa sengaja di usia 11 tahun. Pada tahun 1905, Epperson memasukan stik pengaduk dalam secangkir larutan air dan bubuk soda. Dia kemudian meninggalkannya di beranda semalaman. Pagi harinya, Epperson menemukan larutan tersebut membeku. Dia lalu mematenkan kreasi yang tak disengaja itu sebagai "a handled, frozen confection or ice lollipop".

2. Chocolate Chip Cookies

Foto: Getty Images
Pada tahun 1930, Ruth Wakefield menciptakan chocolate chip cookies tanpa sengaja. Suatu hari wanita yang memiliki penginapan Toll House Inn ini mau membuat biskuit untuk tamunya. Ternyata dia kehabisan cokelat yang biasa digunakan untuk membuat kue. Wakefield berinisiatif memotong kecil semi-sweet chocolate dengan harapan cokelat akan meleleh dan menyebar dalam adonan. Kenyataannya cokelat tidak menyebar, dan kemudian lahirlah chocolate chip cookies.

2. Chocolate Chip Cookies

Foto: Getty Images
Pada tahun 1930, Ruth Wakefield menciptakan chocolate chip cookies tanpa sengaja. Suatu hari wanita yang memiliki penginapan Toll House Inn ini mau membuat biskuit untuk tamunya. Ternyata dia kehabisan cokelat yang biasa digunakan untuk membuat kue. Wakefield berinisiatif memotong kecil semi-sweet chocolate dengan harapan cokelat akan meleleh dan menyebar dalam adonan. Kenyataannya cokelat tidak menyebar, dan kemudian lahirlah chocolate chip cookies.

3. Crepes Suzette

Foto: Getty Images
Meski asal usul hidangan ini masih diperdebatkan, ada sebuah kisah pada tahun 1895 terkait kemunculan crepes suzette. Suatu hari saat Henri Charpentier asisten pelayan berusia 14 tahun di sebuah kafe di Monte Carlo sedang menyiapkan dessert untuk Prince of Wales dan rekan-rekannya. Namun, tak sengaja dessert itu terbakar alkohol manis.

Dalam otobiografinya Charpentier menuliskan bahwa saat dia mencicipi makanan terbakar itu, dia takjub dengan rasa manis terenak yang pernah dicobanya. Nama suzette sendiri diambil dari tamu perempuan cantik asal Perancis bernama Suzette yang hadir dalam acara.

3. Crepes Suzette

Foto: Getty Images
Meski asal usul hidangan ini masih diperdebatkan, ada sebuah kisah pada tahun 1895 terkait kemunculan crepes suzette. Suatu hari saat Henri Charpentier asisten pelayan berusia 14 tahun di sebuah kafe di Monte Carlo sedang menyiapkan dessert untuk Prince of Wales dan rekan-rekannya. Namun, tak sengaja dessert itu terbakar alkohol manis.

Dalam otobiografinya Charpentier menuliskan bahwa saat dia mencicipi makanan terbakar itu, dia takjub dengan rasa manis terenak yang pernah dicobanya. Nama suzette sendiri diambil dari tamu perempuan cantik asal Perancis bernama Suzette yang hadir dalam acara.

4. Corn Flakes

Foto: Getty Images
Pada tahun 1898, kakak beradik W.K. Kellogg dan Dr. John Harvey Kellogg bekerja dalam sebuah sanatorium di Michigan, Amerika. Mereka berusaha menemukan makanan sehat untuk melayani pasien. Suatu hari, gandum rebus yang mereka buat tak sengaja berubah basi. Lalu mereka memutuskan mengolah gandum tersebut. Ternyata saat mereka menggiling adonan keras itu, adonan pecah menjadi serpihan dan kemudian mereka panggang.

Para pasien sangat menyukai serpihan jagung panggang hingga kakak beradik ini mencoba bereksperimen dengan biji-bijian lain. Penggunaan jagung ternyata sangat sukses dan dapat menjadi menu sarapan populer.

4. Corn Flakes

Foto: Getty Images
Pada tahun 1898, kakak beradik W.K. Kellogg dan Dr. John Harvey Kellogg bekerja dalam sebuah sanatorium di Michigan, Amerika. Mereka berusaha menemukan makanan sehat untuk melayani pasien. Suatu hari, gandum rebus yang mereka buat tak sengaja berubah basi. Lalu mereka memutuskan mengolah gandum tersebut. Ternyata saat mereka menggiling adonan keras itu, adonan pecah menjadi serpihan dan kemudian mereka panggang.

Para pasien sangat menyukai serpihan jagung panggang hingga kakak beradik ini mencoba bereksperimen dengan biji-bijian lain. Penggunaan jagung ternyata sangat sukses dan dapat menjadi menu sarapan populer.

5. Cone Es Krim

Foto: Getty Images
Pada tahun 1904, penjual es krim bernama Arnold Fornachou menjual banyak es krim di acara St. Louis World's Fair hingga kehabisan mangkuk. Untung ada seorang bernama Syrian Ernest Hamwi yang menjual pastry berdekatan dengan Fornachou. Hamwi kemudian membantu Fornachou dengan menggulung pastry mirip waffle yang dijualnya untuk digunakan pada es krim. Waffle cone pertama itu langsung habis terjual dalam sekejap.

5. Cone Es Krim

Foto: Getty Images
Pada tahun 1904, penjual es krim bernama Arnold Fornachou menjual banyak es krim di acara St. Louis World's Fair hingga kehabisan mangkuk. Untung ada seorang bernama Syrian Ernest Hamwi yang menjual pastry berdekatan dengan Fornachou. Hamwi kemudian membantu Fornachou dengan menggulung pastry mirip waffle yang dijualnya untuk digunakan pada es krim. Waffle cone pertama itu langsung habis terjual dalam sekejap.

6. Keripik Kentang

Foto: Getty Images
Keripik kentang lahir tak sengaja dari pelanggan yang tak puas dan marah terhadap karya seorang chef. Seorang pelanggan di Moon Lake Lodge Saratoga Springs, New York menyampaikan keluhan pada chef George Crum bahwa French fries buatannya terlalu tebal. Crum lalu menggoreng kentang dengan lebih tipis. Tapi bagi pelanggan, kentang masih terlalu tebal. Akhirnya Crum memotong kentang setipis yang dia bisa untuk penyajian ketiga. Ternyata pelanggan sangat menyukai hasil renyah keripik kentang itu.

6. Keripik Kentang

Foto: Getty Images
Keripik kentang lahir tak sengaja dari pelanggan yang tak puas dan marah terhadap karya seorang chef. Seorang pelanggan di Moon Lake Lodge Saratoga Springs, New York menyampaikan keluhan pada chef George Crum bahwa French fries buatannya terlalu tebal. Crum lalu menggoreng kentang dengan lebih tipis. Tapi bagi pelanggan, kentang masih terlalu tebal. Akhirnya Crum memotong kentang setipis yang dia bisa untuk penyajian ketiga. Ternyata pelanggan sangat menyukai hasil renyah keripik kentang itu.

7. Saus Worcestershire

Foto: Wikipedia
Dalam sebuah kisah, disebutkan seorang bangsawan baru kembali ke Inggris dari tugasnya di India. Dia lalu mempekerjakan dua kimiawan Worcester yaitu John Lea dan William Perrins untuk membuat resep bumbu seperti bumbu kesukaannya di India. Ahli kimia tersebut tidak suka dengan hasil racikan yang mereka buat hingga meninggalkannya dalam stoples di ruang bawah tanah. Beberapa tahun kemudian, Lea dan Perrins menemukan kembali saus itu. Ternyata hasil fermentasi selama racikan disimpan menjadikannya saus bercita rasa gurih lezat. Pada tahun 1838, botol pertama dari 'Lea & Perrins Worcestershire sauce' mulai dijual.

7. Saus Worcestershire

Foto: Wikipedia
Dalam sebuah kisah, disebutkan seorang bangsawan baru kembali ke Inggris dari tugasnya di India. Dia lalu mempekerjakan dua kimiawan Worcester yaitu John Lea dan William Perrins untuk membuat resep bumbu seperti bumbu kesukaannya di India. Ahli kimia tersebut tidak suka dengan hasil racikan yang mereka buat hingga meninggalkannya dalam stoples di ruang bawah tanah. Beberapa tahun kemudian, Lea dan Perrins menemukan kembali saus itu. Ternyata hasil fermentasi selama racikan disimpan menjadikannya saus bercita rasa gurih lezat. Pada tahun 1838, botol pertama dari 'Lea & Perrins Worcestershire sauce' mulai dijual.
Halaman 2 dari 16
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads