Dengan Mesin Penggoreng Canggih Ini Tak Perlu Takut Kecipratan Minyak Panas

- detikFood Rabu, 02 Apr 2014 13:06 WIB
Foto: YouTube
Jakarta - Air dan minyak sejak dulu sudah menjadi 'musuh'. Makanya, ketika air tak sengaja terpercik ke minyak goreng panas, tangan Anda bisa-bisa terciprat minyak panas dan melepuh. Anehnya, mesin penggoreng satu ini justru menggunakan air untuk membersihkan minyaknya!

Orang-orang Jepang kini sedang membicarakan mesin penggoreng (deep fryer) bernama AQTAS yang dikembangkan perusahaan Noritsu. Alat ini seperti mesin penggoreng yang biasa dipakai di restoran. Bentuknya seperti mesin fotokopi dengan lebar setengahnya.

Lewat video yang diunggah akun 'noritsuglobal' ke YouTube, tampak minyak panas dalam mesin ini dites dengan dituangi segelas air. Ajaib, tidak ada cipratan sama sekali! Hal yang sama juga terjadi ketika sebuah es batu dijatuhkan ke dalamnya.

Rupanya, AQTAS adalah mesin penggoreng bertenaga listrik yang menggunakan teknologi sirkulasi air. Air dan es yang tadi dituangkan langsung menuju ke bagian bawah minyak. Di sini sejumlah air berputar pelan untuk membersihkan minyak yang ada di atasnya.

Di dalam mesin penggoreng ini terdapat dua tangki, yakni tangki minyak dan tangki air. Di tangki minyak, ada area minyak bersuhu tinggi untuk tempat menggoreng makanan. Dipisahkan dengan besi pemanas, di bawahnya ada area minyak bersuhu rendah yang berbatasan dengan area air.

Jika kita menggoreng makanan, biasanya ada sisa-sisa tepung atau kotoran yang mencemari minyak. Namun di AQTAS, partikel makanan tersebut akan turun ke area air, memasuki pipa menuju tangki penyaring air.

Tangki ini memiliki sistem pembersihan otomatis yang akan membuang kotoran menuju wadah penampung. Dengan demikian, minyak goreng jadi lebih bersih dibanding menggunakan mesin penggoreng biasa.

Setelah 190 jam pemakaian, menurut Noritsu, nilai asam di minyak goreng yang dipanaskan dengan AQTAS hanya 0,9. Warnanyapun cokelat cerah. Sementara itu, jika menggunakan mesin penggoreng lain, kadar asamnya 2,5 dan warna minyak jadi hitam pekat.

Minyakpun jadi bisa dipakai lebih lama. Noritsu mengklaim biaya minyak goreng bisa dikurangi hingga sepertiganya dibanding jika memakai mesin penggoreng biasa. Biaya tenaga untuk membersihkan mesin dan minyaknya juga bisa dipangkas.

"Total penghematan bisa mencapai $4.900 (Rp 55,3 juta) per tahun dibanding menggunakan mesin penggoreng lain," klaim Noritsu. Mesin ini juga tak menghasilkan asap maupun bau.

Penggunaannyapun praktis karena suhu dan lama memasak bisa diatur terlebih dahulu, sehingga saat akan memasak Anda tinggal menekan tombol preset 1-6. "Seperti yang Anda lihat sendiri, AQTAS adalah solusi sempurna memasak makanan sehat dan meminimalisir efeknya terhadap lingkungan," Noritsu berpromosi.

Bagaimanapun juga, mesin penggoreng ini rasanya terlalu besar untuk dipakai di rumah. Lebih cocok dipakai untuk restoran. Mesin inipun tak bisa dipakai untuk membuat serundeng maupun kremesan tempura dan ayam goreng karena remahannya akan langsung dibuang!



(fit/odi)