Mau Cicip? Epoisses dan Taleggio, Keju Bau yang Gurih Lezat

Mau Cicip? Epoisses dan Taleggio, Keju Bau yang Gurih Lezat

- detikFood
Selasa, 01 Apr 2014 17:36 WIB
Mau Cicip? Epoisses dan Taleggio, Keju Bau yang Gurih Lezat
Foto: Thinkstock
Jakarta - Keju bau adalah jenis keju yang memiliki kualitas tinggi dengan aroma menyengat. Tekstur dan rasa keju ini sangatlah kuat. Bau yang ada pada keju berasal dari bakteri B. linen, yang sama seperti pada bau keringat manusia.

Bakteri dalam keju tersebut muncul karena membasuh rind atau lapisan luar atau kulit keju. Rind biasa dibasuh dalam air asin atau beberapa jenis alkohol. Jika Anda tahan baunya, inilah beberapa jenis keju bau yang dapat dicoba.


Foto: Thinkstock

1. Epoisses

Foto: Thinkstock
Epoisses merupakan jenis keju bau yang paling terkenal berasal dari timur Prancis. Akan tetapi keju ini dilarang dibawa pada transportasi umum di negara tersebut.  Untuk membuatnya, Epoisses dibasuh  dengan brandy marc de Bourgogne dan didiamkan sekitar enam minggu. Biasa Epoisses dijual dalam kotak bulat bersama cairan kental yang muncul saat keju Epoisses matang. Keju Epoisses sangat cocok dipasangkan dengan selai aprikot.

1. Epoisses

Foto: Thinkstock
Epoisses merupakan jenis keju bau yang paling terkenal berasal dari timur Prancis. Akan tetapi keju ini dilarang dibawa pada transportasi umum di negara tersebut.  Untuk membuatnya, Epoisses dibasuh  dengan brandy marc de Bourgogne dan didiamkan sekitar enam minggu. Biasa Epoisses dijual dalam kotak bulat bersama cairan kental yang muncul saat keju Epoisses matang. Keju Epoisses sangat cocok dipasangkan dengan selai aprikot.

2. Ardrahan

Foto: internationalcheese
Keju Ardrahan berasal dari Country Cork, Irlandia. Ardrahan pertama dibuat pada tahun 1983 oleh Eugene dan Mary Burns menggunakan teknik tradisional. Keju ini menggunakan kombinasi susu sapi Friesian pasteurasi dan vegetarian rennet. Keju Ardrahan memiliki rasa dan aroma khas rumah pertanian. Baunya dapat meningkatkan rasa kaya mentega yang gurih. Ardrahan bertekstur halus, berwarna kuning pada interiornya dan memiliki rind yang dapat dimakan. Ardrahan matang setelah 4 - 8 minggu didiamkan.

2. Ardrahan

Foto: internationalcheese
Keju Ardrahan berasal dari Country Cork, Irlandia. Ardrahan pertama dibuat pada tahun 1983 oleh Eugene dan Mary Burns menggunakan teknik tradisional. Keju ini menggunakan kombinasi susu sapi Friesian pasteurasi dan vegetarian rennet. Keju Ardrahan memiliki rasa dan aroma khas rumah pertanian. Baunya dapat meningkatkan rasa kaya mentega yang gurih. Ardrahan bertekstur halus, berwarna kuning pada interiornya dan memiliki rind yang dapat dimakan. Ardrahan matang setelah 4 - 8 minggu didiamkan.

3. Brick

Foto: cheesemaking
Keju Brick diciptakan oleh seorang imigran Swiss pada akhir 1800 di Wisconsin, Amerika Serikat. John Jossi awalnya ingin membuat keju seperti Limburger dan kemudian datanglah ide keju brick. Nama ini muncul karena keju ditekan ke bawah menggunakan batu bata selama proses penuaan keju. Bentuknya pun menyerupai batu bata. Keju ini cocok dimakan dengan roti gandum, mustard dan bawang bombay.

3. Brick

Foto: cheesemaking
Keju Brick diciptakan oleh seorang imigran Swiss pada akhir 1800 di Wisconsin, Amerika Serikat. John Jossi awalnya ingin membuat keju seperti Limburger dan kemudian datanglah ide keju brick. Nama ini muncul karena keju ditekan ke bawah menggunakan batu bata selama proses penuaan keju. Bentuknya pun menyerupai batu bata. Keju ini cocok dimakan dengan roti gandum, mustard dan bawang bombay.

4. Affine au Chablis

Foto: leddistribuzione
Keju ini mirip dengan Epoisses. Namun Affine au Chablis merupakan penemuan baru dan rind dibasuh menggunakan Chablis wine. Affine au Chablis cocok bagi yang baru mencoba keju dengan rind dibasuh karena bakteri di keju ini hanya berbau sedikit. Rasanya manis dan tidak terlalu gurih. Keju Affine au Chablis enak bila dimakan dengan roti bakar dan selai strawberry.

4. Affine au Chablis

Foto: leddistribuzione
Keju ini mirip dengan Epoisses. Namun Affine au Chablis merupakan penemuan baru dan rind dibasuh menggunakan Chablis wine. Affine au Chablis cocok bagi yang baru mencoba keju dengan rind dibasuh karena bakteri di keju ini hanya berbau sedikit. Rasanya manis dan tidak terlalu gurih. Keju Affine au Chablis enak bila dimakan dengan roti bakar dan selai strawberry.
Halaman 2 dari 10
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads