Bertahun-tahun Kerja di Dapur Bising Chef Ini Kehilangan Pendengarannya

- detikFood Senin, 24 Mar 2014 14:33 WIB
Foto: Celebritychefs/Andrew Crowley
Jakarta - Sebagai chef pemenang penghargaan, Jean-Christophe Novelli telah muncul di TV Inggris lebih dari satu dekade. Namun hal itu Chef berusia 53 tahun ini harus membayar dengan kehilangan pendengarannya.

Dentangan besi, deru mesin dan instruksi teriakan yang seolah tiada habisnya di dapur, telah memicu ketulian pada Novelli. Saat ini dia bergantung pada alat bantu dengar setelah akhir tahun lalu didiagnosa dengan gangguan pendengaran berat yang terkait usia dan kebisingan.

Novelli telah bekerja di dapur restoran sejak tiba di Inggris pada usia 22 tahun. Karir ini membuat dia berhasil mengantarkan restonya mendapat empat bintang Michelin. Pada tahun 1996 dia membuka restoran miliknya, Maison Novelli di Clerkenwell. Setelah itu dia membuka serangkaian restoran-restoran lain di Inggris.

Novelli mengatakan pada The Sunday Telegraph bahwa chef bekerja di lingkungan yang sangat berisik.

“Kami tidak berbicara, tapi berteriak. Rasa urgensi membuat adanya banyak pergerakan. Ini mengerikan. Bunyi pukulan, bantingan panci terutama buat yang memiliki pendengaran jelas,” ucap Novelli seperti dilansir dari Daily Mail (23/03/2014).

Novelli mengungkapkan bahwa Four Seasons di Park Lane, London dengan 20 departemen merupakan dapur paling bising di antara semua tempatnya bekerja.

Chef asal Prancis ini mengatakan pertama kali menyadari masalah pendengaran adalah saat berusaha memahami percakapan dan acara televisi. Dia mulai menjulurkan leher dan berkonsentrasi dengan intens untuk mendengar.

Hal ini menyebabkan lehernya kaku dan menderita sakit kepala yang menyiksa. Namun meski tanda-tanda muncul, dia tetap dalam penyangkalan bahwa dirinya masih terlalu muda untuk menderita ketulian.

Novelli baru mau ke dokter setelah tunangannya, Michelle Kennedy, membujuknya untuk diperiksa. Akhirnya Novelli pun didiagnosis dengan gangguan pendengaran berat di Specsavers, Hitchen.

Ketika ditanya kenapa dia tidak memeriksanya lebih awal, Novelli hanya mengatakan karena kebodohan dan arogannya.

Selama karirnya, masalah pendengaran ini membuat dia harus berjuang saat berbicara dengan kolega, anggota masyarakat, hingga orang terkenal termasuk putri kerajaan dan Margaret Thatcher.

Akan tetapi kini alat bantu dengar telah mengubah hidupnya dan dia senang karena alat tersebut tidak terlalu terlihat. Novelli menyarankan kepada orang berusia diatas 50 tahun yang menderita masalah pendengar untuk segera mencari bantuan dan pemeriksaan.

Menurut Action on Hearing Loss, saat ini 8 persen dari orang berusia 40 tahunan menderita gangguan pendengaran. Sedangkan 19 persen terjadi pada usia 50 tahunan. Gejalanya antara lain kesulitan mendengar dengan jelas saat orang berbicara, kesalahpahaman perkataan orang lain, meminta orang untuk mengulangi perkataannya dan mendengar musik atau menonton televisi dengan volume tinggi.

(dni/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com