Wouw! Ilustrasi Minion dan Mickey Mouse Ini Dibuat dari Bubuk Kopi

Wouw! Ilustrasi Minion dan Mickey Mouse Ini Dibuat dari Bubuk Kopi

- detikFood
Jumat, 21 Mar 2014 09:04 WIB
Wouw! Ilustrasi Minion dan Mickey Mouse Ini Dibuat dari Bubuk Kopi
Foto: Liv Buranday
Jakarta - Latte art kini sudah banyak yang membuat, namun ilustrasi menggunakan kopi ternyata tak terbatas. Salah seorang pengguna instagram, Liv Buranday memakai bubuk kopi untuk mendesain bentuk minimalis dari Minion, Mickey Mouse, dan Olaf d

Foto: Liv Buranday

1. Ground Coffee Art

Foto: Liv Buranday
Bagi Buranday kopi bukan sekedar asupan kafein di pagi hari. Sebuah kanvas kosong mengundangnya membuat karya baru dari kopi. Dalam waktu senggangnya, Buranday menciptakan ilustrasi minimalis menarik dari bubuk kopi. Siswa keperawatan asal Filipina ini menyusun bubuk kopi menjadi sebuah gambar hanya dengan menggunakan tangan dan tusuk gigi!

1. Ground Coffee Art

Foto: Liv Buranday
Bagi Buranday kopi bukan sekedar asupan kafein di pagi hari. Sebuah kanvas kosong mengundangnya membuat karya baru dari kopi. Dalam waktu senggangnya, Buranday menciptakan ilustrasi minimalis menarik dari bubuk kopi. Siswa keperawatan asal Filipina ini menyusun bubuk kopi menjadi sebuah gambar hanya dengan menggunakan tangan dan tusuk gigi!

2. Coffee Break

Foto: Liv Buranday
Pilihannya menggunakan medium bubuk kopi sebagai karya, berawal dari rutinitas pagi keluarganya. “Inspirasi saya membuat #groundcoffeeart adalah karena kecintaan ayah saya pada kopi. Selama ini saya tahu dia suka meminum kopi dan kemudian inspirasi tiba-tiba muncul saat ayah membuka Folgers Classic Roast. Saya pikir, mungkin itu bisa saya gunakan sebagai konten seni,” tutur Buranday seperti dikutip dari Instagram Blog (14/03/2014).

2. Coffee Break

Foto: Liv Buranday
Pilihannya menggunakan medium bubuk kopi sebagai karya, berawal dari rutinitas pagi keluarganya. “Inspirasi saya membuat #groundcoffeeart adalah karena kecintaan ayah saya pada kopi. Selama ini saya tahu dia suka meminum kopi dan kemudian inspirasi tiba-tiba muncul saat ayah membuka Folgers Classic Roast. Saya pikir, mungkin itu bisa saya gunakan sebagai konten seni,” tutur Buranday seperti dikutip dari Instagram Blog (14/03/2014).

3. Instagram Logo

Foto: Liv Buranday
Buranday menggunakan akun Instagram @livscreams untuk memajang karya-karyanya. Penduduk pulau Cebu ini memilih Instagram untuk menyeimbangkan karirnya dengan ketertarikannya akan dunia kreatif.

“Apa yang saya suka dari Instagram adalah kita dapat melihat banyak foto seni mengagumkan dan saya terpikat saat melihat seni minimalistik,” ucap Buranday

Hal ini juga yang menginspirasi Buranday membuat foto seni minimalistik dengan menciptakan hashtag #groundcoffeeart. Kini Instagramnya sudah hampir memiliki 30.000 pengikut.

3. Instagram Logo

Foto: Liv Buranday
Buranday menggunakan akun Instagram @livscreams untuk memajang karya-karyanya. Penduduk pulau Cebu ini memilih Instagram untuk menyeimbangkan karirnya dengan ketertarikannya akan dunia kreatif.

“Apa yang saya suka dari Instagram adalah kita dapat melihat banyak foto seni mengagumkan dan saya terpikat saat melihat seni minimalistik,” ucap Buranday

Hal ini juga yang menginspirasi Buranday membuat foto seni minimalistik dengan menciptakan hashtag #groundcoffeeart. Kini Instagramnya sudah hampir memiliki 30.000 pengikut.

4. Minimalist Illustration

Foto: Liv Buranday
Dalam membuat ilustrasi, Buranday menggunakan imajinasinya sendiri dan bentuk dari kehidupan sehari-hari. Dengan telaten dia menyusun bubuk kopi dan alat kecil lainnya menjadi sebuah komposisi. Adanya kemungkinan terjadi kesalahan penyusunan, Buranday mulai mencari alternatif dalam membuat karya seninya tahan lama.

“Sebulan lalu saya memutuskan menggunakan lem agar memberi efek permanen. Sebab #groundcoffeeart saya sebelumnya sangat melatih kesabaran dalam pembuatannya,” jelas Buranday.

4. Minimalist Illustration

Foto: Liv Buranday
Dalam membuat ilustrasi, Buranday menggunakan imajinasinya sendiri dan bentuk dari kehidupan sehari-hari. Dengan telaten dia menyusun bubuk kopi dan alat kecil lainnya menjadi sebuah komposisi. Adanya kemungkinan terjadi kesalahan penyusunan, Buranday mulai mencari alternatif dalam membuat karya seninya tahan lama.

“Sebulan lalu saya memutuskan menggunakan lem agar memberi efek permanen. Sebab #groundcoffeeart saya sebelumnya sangat melatih kesabaran dalam pembuatannya,” jelas Buranday.
Halaman 2 dari 10
(dni/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads