Dibandingkan Warga Inggris Kini Warga China Lebih Waspada tehadap Makanan Tidak Bersih

Dibandingkan Warga Inggris Kini Warga China Lebih Waspada tehadap Makanan Tidak Bersih

- detikFood
Jumat, 21 Mar 2014 07:34 WIB
Foto: Shanghaiist
Jakarta - China dikabarkan menjadi bangsa dengan konsumsi makanan kemasan paling banyak. Namun, ternyata orang-orang China merupakan masyarakat yang memperhatikan segala hal untuk asupan makan mereka.

Dilansir oleh www.shanghaiist.com (19/03/2014),penelitian dari Selandia Baru ini menemukan bahwa konsumen China lebih teliti daripada konsumen yang berasal dari Inggris. Penelitian yang berasal dari Lincoln University ini menemukan bahwa 58% orang China dan 55% orang India merespon pentingnya sumber makanan, kesejahteraan hewan, dan juga keseimbangan lingkungan daripada masyarakat Inggris yang bahkan tidak mencapai angka 40%.

“Selain karena pendapatan orang-orang yang semakin naik, hal ini juga memberi perubahan bagi perilaku manusia. Produk-produk yang kemudian semakin beragam mengubah kecenderungan orang-orang untuk memutuskan produk seperti apa yang akan mereka beli,” kata Caroline Taunders, Profesor Perdagangan dan Lingkungan Ekonomi Lincoln University.

Selain asal makanan, orang-orang China juga memperhatikan pentingnya sertifikasi suatu produk makanan. Jika mungkin kebanyakan dari orang tidak memandang hal ini sebagai suatu yang penting, 75% responden berkebangsaan China mengakui akan membeli suatu produlk makanan jika ada sertifikasi keamanan makanan.

Hal ini juga diikuti oleh orang India sebanyak 65% dan hanya 41% orang Inggris. Ini berarti warga China berani mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli produk-produk berbahan dasar susu (dairy product), jika produk tersebut ada sertifikasi keamanan pangannya.

Mengapa hal ini dapat terjadi? Kewaspadaan warga China terhadap makanan ternyata memuncak ketika melihat banyak sumber-sumber makanan di China tidak bersih. Kabar tentang makanan kemasan yang tidak sehat seperti minyak goreng murah yang ternyata diambil dari selokan membuat rasa khawatir masyarakat China tentang suatu produk makanan menjadi meningkat.

Kepedulian orang Inggris jauh lebih kecil daripada orang China. Ini karena produk makanan Inggris rata-rata sudah melewati proses uji coba berlapis-lapis terlebih dahulu, pemerintah Inggris juga menetapkan banyak undang-undang untuk melindungi rakyat.


(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads