Sambal Dicampur Tempe atau Durian, Aduh Enaknya!

Ulasan Khusus: Sambal

Sambal Dicampur Tempe atau Durian, Aduh Enaknya!

- detikFood
Selasa, 11 Mar 2014 12:03 WIB
Sambal Dicampur Tempe atau Durian, Aduh Enaknya!
Foto: Detikfood
Jakarta - Jenis sambal di Indonesia sangat beragam. Tak sekadar berbahan cabai dan bumbu, beberapa jenis sambal juga ditambahi bahan-bahan lain yang membuat rasanya semakin sedap khas. Mulai dari olahan kedelai, seafood, sampai buah.

Mau mencicipi sambal tumpang yang gurih enak atau sambal ganja yang bikin ketagihan? Inilah aneka sambal yang bikin lidah bergoyang.


Foto: Detikfood

1. Sambal tempe

Foto: Detikfood
Sambal tempe populer di Jawa Tengah. Dibuat dari sambal terasi yang diberi tambahan kencur, bawang putih, dan kemiri yang dibakar. Potongan tempe umumnya dibakar hingga agak gosong atau dikukus atau digoreng. Kemudian, ditaruh di atas sambal dan dipenyet hingga memar. Disantap dengan lalap kemangi segar. Ada juga yang membuat dari tempe semangit, tempe yang sudah agak terlalu lama fermentasinya sehingga sedikit memar lembek.

1. Sambal tempe

Foto: Detikfood
Sambal tempe populer di Jawa Tengah. Dibuat dari sambal terasi yang diberi tambahan kencur, bawang putih, dan kemiri yang dibakar. Potongan tempe umumnya dibakar hingga agak gosong atau dikukus atau digoreng. Kemudian, ditaruh di atas sambal dan dipenyet hingga memar. Disantap dengan lalap kemangi segar. Ada juga yang membuat dari tempe semangit, tempe yang sudah agak terlalu lama fermentasinya sehingga sedikit memar lembek.

2. Sambal mangga

Foto: Detikfood
Mangga muda tak hanya enak dijadikan rujak, tapi juga sambal mangga (pencit) yang asam pedas. Adapula sedikit rasa manis dan segar khas buah. Daging mangga biasanya diserut baru diaduk rata dengan racikan sambal yang biasanya diberi sedikit terasi atau petis udang. Sambal dengan selingan tekstur renyah ini berasal dari Jawa Timur dan biasanya melengkapi ikan bakar.

2. Sambal mangga

Foto: Detikfood
Mangga muda tak hanya enak dijadikan rujak, tapi juga sambal mangga (pencit) yang asam pedas. Adapula sedikit rasa manis dan segar khas buah. Daging mangga biasanya diserut baru diaduk rata dengan racikan sambal yang biasanya diberi sedikit terasi atau petis udang. Sambal dengan selingan tekstur renyah ini berasal dari Jawa Timur dan biasanya melengkapi ikan bakar.

3. Sambal oncom

Foto: ResepOnline.info
Sambal oncom populer di Jawa Barat. Bahan utamanya adalah oncom hitam yang berbahan bungkil kacang, bukan ampas kedelai seperti oncom merah. Biasanya sambal oncom menjadi bahan isian combro atau dicampurkan bersama leunca.

3. Sambal oncom

Foto: ResepOnline.info
Sambal oncom populer di Jawa Barat. Bahan utamanya adalah oncom hitam yang berbahan bungkil kacang, bukan ampas kedelai seperti oncom merah. Biasanya sambal oncom menjadi bahan isian combro atau dicampurkan bersama leunca.

4. Sambal roa

Foto: Detikfood
Sambal roa populer di Manado. Karena berbahan ikan roa asap yang dihaluskan, tampak serat-serat halus pada sambal berwarna cokelat ini. Aromanyapun amis gurih dengan aroma asap khas ikan. Cocok ditambahkan ke bubur Manado (tinutuan).

4. Sambal roa

Foto: Detikfood
Sambal roa populer di Manado. Karena berbahan ikan roa asap yang dihaluskan, tampak serat-serat halus pada sambal berwarna cokelat ini. Aromanyapun amis gurih dengan aroma asap khas ikan. Cocok ditambahkan ke bubur Manado (tinutuan).

5. Sambal tumpang

Foto: Kitab Masakan
Sambal tumpang yang berasal dari Jawa Tengah dan Timur juga menggunakan tempe seperti sambal tempe. Namun, tempe yang digunakan adalah tempe bosok (tempe busuk) alias tempe semangit (berbau sangit). Tempe yang difermentasi lama ini menjadi lunak dan cokelat.
Akibatnya, sambal kental yang bersantan dan berwarna cokelat muda ini berbau menyengat. Di dalamnya juga terdapat cabai rawit utuh, tahu, dan koyor (kulit sapi). Sambal tumpang biasanya disajikan seperti sambal kacang untuk pecel sayur, yakni dituangkan di atas sayuran rebus dan dilengkapi rempeyek.

5. Sambal tumpang

Foto: Kitab Masakan
Sambal tumpang yang berasal dari Jawa Tengah dan Timur juga menggunakan tempe seperti sambal tempe. Namun, tempe yang digunakan adalah tempe bosok (tempe busuk) alias tempe semangit (berbau sangit). Tempe yang difermentasi lama ini menjadi lunak dan cokelat.
Akibatnya, sambal kental yang bersantan dan berwarna cokelat muda ini berbau menyengat. Di dalamnya juga terdapat cabai rawit utuh, tahu, dan koyor (kulit sapi). Sambal tumpang biasanya disajikan seperti sambal kacang untuk pecel sayur, yakni dituangkan di atas sayuran rebus dan dilengkapi rempeyek.

6. Sambal tempoyak

Foto: Detikfood
Sambal tempoyak populer di Sumatera Selatan dan Malaysia. Bahan utamanya adalah daging durian yang sudah difermentasi, sehingga rasanya manis asam. Sambal bertekstur lembut dan berwarna kuning atau oranye ini memiliki wangi durian yang lamat-lamat. Makin sedap jika dimasak bersama petai. Orang Malaysia senang menyajikan sambal tempoyak bersama ikan bilis goreng.

6. Sambal tempoyak

Foto: Detikfood
Sambal tempoyak populer di Sumatera Selatan dan Malaysia. Bahan utamanya adalah daging durian yang sudah difermentasi, sehingga rasanya manis asam. Sambal bertekstur lembut dan berwarna kuning atau oranye ini memiliki wangi durian yang lamat-lamat. Makin sedap jika dimasak bersama petai. Orang Malaysia senang menyajikan sambal tempoyak bersama ikan bilis goreng.

7. Sambal ganja

Foto: Detikfood
Orang Aceh punya sambal khas berwarna putih pucat kehijauan. Namanya terdengar kontroversial, sambal ganja, padahal tak menggunakan ganja sama sekali. Rasanya asam karena diberi belimbing wuluh alias belimbing sayur. Tak lupa, udang rebus ditambahkan di dalamnya.

7. Sambal ganja

Foto: Detikfood
Orang Aceh punya sambal khas berwarna putih pucat kehijauan. Namanya terdengar kontroversial, sambal ganja, padahal tak menggunakan ganja sama sekali. Rasanya asam karena diberi belimbing wuluh alias belimbing sayur. Tak lupa, udang rebus ditambahkan di dalamnya.
Halaman 2 dari 16
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads