Seperti ditulis Huffington Post (05/03/2014), cokelat dan ikan bisa jadi langka dan mahal di tahun 2050 jika kita tak berbuat apa-apa untuk mencegah perubahan iklim:
|
Foto: Getty Images
|
6. Cokelat
|
Foto: Getty Images
|
Pada 2011, sebuah laporan memprediksi kenaikan suhu global sebanyak 2,3 derajat pada 2050. Hal ini bisa menyebabkan anjloknya hasil panen dan melambungnya harga cokelat karena semakin banyak lahan yang tak cocok untuk bercocok tanam.
6. Cokelat
|
Foto: Getty Images
|
Pada 2011, sebuah laporan memprediksi kenaikan suhu global sebanyak 2,3 derajat pada 2050. Hal ini bisa menyebabkan anjloknya hasil panen dan melambungnya harga cokelat karena semakin banyak lahan yang tak cocok untuk bercocok tanam.
7. Bir
|
Foto: Getty Images
|
Produksi barley yang sudah melewati proses malting juga diramalkan akan berkurang. Akibatnya, harga bir akan naik atau jumlah bir di pasaran akan menurun.
7. Bir
|
Foto: Getty Images
|
Produksi barley yang sudah melewati proses malting juga diramalkan akan berkurang. Akibatnya, harga bir akan naik atau jumlah bir di pasaran akan menurun.
8. Ikan
|
Foto: Getty Images
|
Berat ikan juga diprediksi akan berdampak besar pada rantai makanan di laut. Bisa jadi, ikan-ikan kecil akan melimpah jumlahnya karena predator mereka menyusut.
8. Ikan
|
Foto: Getty Images
|
Berat ikan juga diprediksi akan berdampak besar pada rantai makanan di laut. Bisa jadi, ikan-ikan kecil akan melimpah jumlahnya karena predator mereka menyusut.
9. Pisang
|
Foto: Getty Images
|
Perubahan curah hujan dan suhu mendukung hama yang menyebabkan cacat pada tanaman, sehingga hasil panennya ditolak oleh para pengekspor. Hama ini juga membuat tanaman lebih rentan terhadap penyakit.
9. Pisang
|
Foto: Getty Images
|
Perubahan curah hujan dan suhu mendukung hama yang menyebabkan cacat pada tanaman, sehingga hasil panennya ditolak oleh para pengekspor. Hama ini juga membuat tanaman lebih rentan terhadap penyakit.
Halaman 2 dari 10

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN