Kunyit, Cabai dan Kayu Manis Kurangi Keinginan Ngemil Makanan Berlemak dan Manis

Kunyit, Cabai dan Kayu Manis Kurangi Keinginan Ngemil Makanan Berlemak dan Manis

- detikFood
Senin, 03 Mar 2014 16:46 WIB
Kunyit, Cabai dan Kayu Manis Kurangi Keinginan Ngemil Makanan Berlemak dan Manis
Foto: Thinkstock
Jakarta - Rempah bukan hanya membuat aroma dan rasa makanan jadi enak. Tambahan rempah dalam makanan akan mengatasi beragam penyakit. Dari kenaikan gula darah, mengurangi keinginan ngemil hingga mengatasi masalah pernafasan.

Sebagai pengganti garam dan penyedap rasa yang tinggi sodium, bubuk kunyit, cabai, atau kayu manis lebih sehat dan menghasilkan rasa sama gurihnya. Dilansir dalam Huffington Post (03/03/2014) beikut ini manfaat hebat rempah untuk menjaga kesehatan.

Foto: Thinkstock

1. Mencegah ngemil manis dan berlemak

Foto: Thinkstock
Orang yang mengonsumsi cabai, cayenne, dan jalapeno menyerap 75 kalori lebih sedikit dibanding orang yang mengonsumsi makanan tawar. Tim peneliti dari Purdue University juga menemukan senyawa dalam cabai bernama capsaicinoids dapat menurunkan keinginan menyantap makanan berlemak, manis, dan asin. Selain itu, saat capsaicinoid sampai di perut, tubuh akan membakar kalori lebih cepat. Untuk setiap porsi hidangan minimal memakai ½ sendok makan cabai.

1. Mencegah ngemil manis dan berlemak

Foto: Thinkstock
Orang yang mengonsumsi cabai, cayenne, dan jalapeno menyerap 75 kalori lebih sedikit dibanding orang yang mengonsumsi makanan tawar. Tim peneliti dari Purdue University juga menemukan senyawa dalam cabai bernama capsaicinoids dapat menurunkan keinginan menyantap makanan berlemak, manis, dan asin. Selain itu, saat capsaicinoid sampai di perut, tubuh akan membakar kalori lebih cepat. Untuk setiap porsi hidangan minimal memakai ½ sendok makan cabai.

2. Meredakan masalah pernafasan

Foto: Thinkstock
Selama ratusan tahun, dokter Ayurvedic menggunakan bubuk kunyit (curcumin) untuk menyembuhkan masalah pernafasan. Hal ini karena kemampuan kunyit menekan protein bernama NF-kB yang menyebabkan inflamasi dan lendir di saluran udara. Hasilnya, penurunan penyakit seperti asma, laryngitis, dan bronchitis. Untuk manfaat kesehatan, konsumsi 2-3 sendok makan bubuk kunyit sehari, untuk penyerapan lebih maksimal konsumsi dengan minyak dan lada hitam.

2. Meredakan masalah pernafasan

Foto: Thinkstock
Selama ratusan tahun, dokter Ayurvedic menggunakan bubuk kunyit (curcumin) untuk menyembuhkan masalah pernafasan. Hal ini karena kemampuan kunyit menekan protein bernama NF-kB yang menyebabkan inflamasi dan lendir di saluran udara. Hasilnya, penurunan penyakit seperti asma, laryngitis, dan bronchitis. Untuk manfaat kesehatan, konsumsi 2-3 sendok makan bubuk kunyit sehari, untuk penyerapan lebih maksimal konsumsi dengan minyak dan lada hitam.

3. Cegah kelebihan glukosa

Foto: Thinkstock
Setelah mengonsumsi santan dan camilan manis, tingkat triglyceride dan insulin akan naik sehingga glukosa berlebih akan disimpan sebagai lemak. Tapi, efek ini akan berkurang jika hidangan berlemak diberi rempah kunyit, oregano, kayu manis, rosemary, cengkeh, dan bubuk paprika. Studi dari Pennsylvania State University membuktikan partisipan yang mengonsumsi ayam dengan bumbu kari, respon triglyceride dan insulin akan menurun masing-masing 31 dan 21 persen.

3. Cegah kelebihan glukosa

Foto: Thinkstock
Setelah mengonsumsi santan dan camilan manis, tingkat triglyceride dan insulin akan naik sehingga glukosa berlebih akan disimpan sebagai lemak. Tapi, efek ini akan berkurang jika hidangan berlemak diberi rempah kunyit, oregano, kayu manis, rosemary, cengkeh, dan bubuk paprika. Studi dari Pennsylvania State University membuktikan partisipan yang mengonsumsi ayam dengan bumbu kari, respon triglyceride dan insulin akan menurun masing-masing 31 dan 21 persen.

4. Turunkan kadar karsiogen pada makanan bakar

Foto: Thinkstock
Membakar bahan makanan hingga 190 derajat celcius memicu pembentukan heterocyclic amines (HCA). Zat ini merupakan racun yang berhubungan dengan kanker perut, paru- paru, dan payudara. Tambahan rempah seperti rosemary, kunyit, temu kunci, dan lengkuas untuk marinasi memangkas HCA 40 -70 persen.

4. Turunkan kadar karsiogen pada makanan bakar

Foto: Thinkstock
Membakar bahan makanan hingga 190 derajat celcius memicu pembentukan heterocyclic amines (HCA). Zat ini merupakan racun yang berhubungan dengan kanker perut, paru- paru, dan payudara. Tambahan rempah seperti rosemary, kunyit, temu kunci, dan lengkuas untuk marinasi memangkas HCA 40 -70 persen.
Halaman 2 dari 10
(dni/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads