Di peternakan lebah, sarang lebah merupakan pemandangan yang umum kita lihat. Namun di tangan Dyck, sarang lebah disulap menjadi bagian dari karya seni. Wanita berusia 77 tahun ini menempatkan patung porselen di tempat peternakan lebah yang telah didesain khusus.
Dyck kemudian sabar menunggu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan untuk melihat pola sarang lebah terbentuk secara perlahan dan alami. Hasilnya sungguh cantik. Sarang lebah seperti menyatu dengan bagian porselen. Rambut patung wanita, misalnya, berbalut sarang lebah yang menyerupai hiasan rambut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Serangga mengingatkan bahwa konstruksi yang kita buat hanya memiliki hubungan sementara dengan bumi dan proses alam,” ujar kurator, Cathi Charles Wherry, seperti diberitakan This is Colossal (26/02/2014).
Rencananya karya seni buatan Dyck ini akan dipamerkan untuk membuka acara Honeybee Alterations di Ottawa School of Art, Kanada pada 3 Maret mendatang. Untuk mendokumentasikan patung porselen yang cantik ini, Dyck bekerja sama dengan fotografer Peter Dyck dan William Eakin.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN